Gorontalo (iaingorontalo.ac.id) – Pelaksanaan Kuliah Kerja Sosial Dari Rumah (KKS-DR) tahun ini berbeda dengan tahun-tahun kemarin, hal ini tidak lepas dari kebijakan pemerintah berkenaan dengan pencegahan covid-19.

Pembekalan KKS-DR yang dilaksanakan secara daring melalui zoom meting 10-11 Maret 2021 ddibuka langsung oleh Rektor IAIN Gorontalo. Pada kegiatan tersebut ada 7 narasumber yang memberi materi yaitu, ketua gugus tugas covid-19 Provinsi Gorontalo, Kapolda Gorontalo, Ketua BPBD Provinsi Gorontalo, Ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Gorontalo, Tim creator Gorontalo, Rektor IAIN Gorontalo, dan  Ketua LP2M IAIN Gorontalo.

Dalam sambutannya pada pembukaan Rektor IAIN Gorontalo Dr. H. Lahaji, M.Ag menjelaskan bahwa dalam meningkatkan mutu akademik IAIN senantiasa berkiblat pada pengembangan visi misi yaitu “IAIN Sultan Amai yang berdaya saing dalam studi Islam, sains dan udaya dalam masyarakat yang saleh, moderat, cerdas, dan unggul”.

“Pandemi Covid-19 ini tidak boleh memandegkan berjalannya proses akademik  di lingkungan IAIN Gorontalo seperti KKS-DR”, tandas Rektor.

Ketua panitia Dr. Hairuddin, M.Pd.I. Mengawali laporannya, menyampaikan bahwa kegiatan KKS-DR ini diikuti oleh sejumlah 920 pesrta mahasiswa yang lolos verifikasi. Kegiatan ini mengambil tema “membangun sinergitas dalam mencegah penyebaran covid-19”.

Pada materinya Sekretaris LP2M Sulaiman Ibrahim, menegaskan bahwa Program Kuliah Kerja Sosial (KKS-DR) adalah suatu bentuk pendidikan dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Dalam pengabdian ini mahasiswa diberikan pengalaman belajar untuk hidup di tengah-tengah masyarakat di luar kampus dan secara langsung mengidentifikasi serta menangani masalah-masalah pembangunan yang dihadapi.

Namun lanjut Suleman, di masa pandemi Covid-19 ini, IAIN Sultan Amai Gorontalo ikut berpartisipasi dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 melalui program Kuliah Kerja Sosial dari Rumah (KKS-DR). KKS-DR tersebut dilakukan dari rumah masing-masing.

“Yang terpenting dalam KKS kali ini harus memounyai output yang jelas yaitu artikel jurnal demi pengembangan prodi di lingkungan IAIN Sultan Amai Gorontalo”, tegas pak Emand sapaan akrab beliau.

Bagikan: