Gorontalo (iaingorontalo.ac.id) – Rekor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo, Dr. Lahaji, M.Ag melalui Sidang Senat Terbuka mengukuhkan Tiga Guru Besar. Pengukuhan secara luring dan daring digelar di Auditorium lantai IV gedung Rektorat Kampus I Kota Gorontalo, Senin (29/03/2021), turut dihadiri oleh pimpinan-pimpinan daerah dan undangan lainnya.

Pengukuhan Guru Besar tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nomor 147200/MPK/KP/2019 tahun 2019 tanggal 17 Desember 2019.

Ketiga Guru Besar yang dikukuhkan adalah Prof Dr.Hj Siti Asiah T Pido, M.M sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Pendidikan Agama Islam, Prof Dr. H. Kasim Yahiji, M.Ag sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Keguruan, Pendidikan Agama Islam, dan Prof Dr. Hi. Rahmawati, M.Ag sebagai Guru Besar dalam Bidang Ilmu Pemikiran Islam Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Akidah Filsafat Islam.

Usai melaksanakan proses pengukuhan, Rektor Lahaji dalam sambutannya menyampaikan bahwa IAIN Sultan Amai Gorontalo baru pertama kali melaksanakan pengukuhan Guru Besar.

“Ini merupakan sejarah dimana IAIN Sultan Amai Gorontalo telah mampu melahirkan Guru Besar Tiga sekaligus” jelasnya

Rektor berharap, setelah pengukuhan 3 Guru Besar ini dapat mendorong dan membantu percepatan teman-teman yang berada di lingkungan IAIN yang ingin menjadi guru besar.

”Ini menjadi support bagi lembaga kita IAIN supaya bisa mempercepat guru besar, saya berharap mereka bisa membantu teman-teman yang ingin menjadi guru besar, bagaimana proses mempercepat guru besarnya, agar supaya tulisan-tulisan yang berskala Scopus yang terindeks dan bereputasi, ” harap Rektor.

Rektor yang telah telah melahirkan Guru Besar ini menambahkan, bahwa proses transformasi IAIN menjadi UIN sementara berjalan dan tinggal menunggu waktu untuk di realisasi.

” Transformasi ini tetap berproses, mudah-mudahan dalam waktu dekat cepat terealisasi, hanya menunggu waktu saja. ” pungkas Rektor. (Aadum)

 

Bagikan: