IAIN Sultan Amai Gorontalo Melaksanakan MOU Dengan Lembaga Pengkajian MPR RI


Jumat, 09 November 2018

Azis Dumbi

Kolom Rektor

Dibaca: 75 kali

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo bersepakat melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia bersama Lembaga Pengkajian Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI). 

Penandatanganan MOU yang dilaksanakan oleh Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. Lahaji, M.Ag dengan  Ketua Lembaga Pengkajian MPR RI Ir. H. Rully Chairul Azwar, M.Si, berlangsung di gedung LPM kampus 1 kota Gorontalo. Kamis (8/11/18)

Penandatanganan perjanjian kerjasama yang dirangkai dengan stadium general oleh Ketua Lembaga Pengkajian MPR RI, turut dihadiri oleh seluruh Civitas Akademika IAIN Sultan Amai Gorontalo.

Dr. Lahaji, M.Ag selaku Rektor menyampaikan kerjasama dengan Lembaga Pengkajian MPR RI ini sangat penting demi pengembangan ketatanegaraan dan pengembangan IAIN kedepan. Mengingat kerjasama yang dilaksanakan ini dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembang sumber daya manusia.

"Saya berharap penandatanganan kerjasama ini bisa berlanjut dan bisa dimanfaatkan oleh seluruh fakultas,  mengingat kita mempunyai Fakultas, Prodi, dan Jurusan yang mempunyai keahlian dalam mencetak sumberdaya manusia yang ahli dalam bidang ketatanegaraan. Hal ini terbukti banyak alumni serta dosen IAIN Sultan Amai Gorontalo yang berkiprah di lembaga pemerintahan." Ujar Rektor.

Sementara itu Ketua Lembaga Pengkajian MPR RI, Ir. H. Rully Chairul Azwar, M.Si setelah selesai memberikan kuliah umum dihahadapan Civitas akademika menyampaikan, sangat mengapresiasi kegiatan Stadium General dan kerjasama yang telah dilaksanakan oleh IAIN Sultan Amai Gorontalo. 

"Saya sangat berterimakasih kepada seluruh unsur pimpinan, dosen dan seluruh mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo yang sudah menyelenggarakan kerjasama dan kuliah umum dengan topik yang sangat aktual yaitu, mencegah radikalisme dengan nasionalisme."

Melalui kegiatan ini saya mendapat kesan bahwa kampus IAIN Gorontalo merupakan tempat untuk menangkal ancaman radikalisme di Gorontalo. Dimana mahasiswa mendapatkan banyak bekal pendidikan moral dan pendidikan agama yang menjadi modal utama untuk membentuk watak pribadi yang kuat untuk mewarisi jiwa nasionalisme."

Lanjut Rully, saya berharap kepada seluruh mahasiswa agar bisa menjadi manusia yang mempunyai ketangguhan iman dan taqwa agar mampu menghadapi serangan dan ancaman dari nilai-nilai baru yang sangat amoral dan nilai-nilai yang memecah-belah kesatuan NKRI. 

Jadilah mahasiswa yang memiliki jiwa nasionalisme yang mampu meneruskan dan mewarisi nilai-nilai nasionalisme, seperti yang telah diwariskan oleh Pahlawan Nasional Indonesia yang berasal dari Gorontalo yaitu, Nani Wartabone berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 085/TK/Tahun 2003. Ungkap Rully. (aadum)


Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas