Dampak Budaya Kerja Terhadap Kinerja Karyawan


Sabtu, 17 November 2018

Ahmad Fahmi

Publikasi LP2M

Dibaca: 74 kali

DAMPAK BUDAYA KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN

Oleh : Roni Mohamad

Dosen IAIN Sultan Amai Gorontalo

 

ABSTRAK

Budaya organisasi tidak begitu saja terbentuk tetapi kebanyakan berasal dari apa yang telah dilaksanakan sebelumnya dan tingkat usaha yang telah dilakukan yang bersumber dari para pendiri organisasi dan menjadikannya sebagai budaya awal organisasi tersebut. Budaya organisasi merupakan transformasi dari kuat pengaruh yang lebih besar terhadap  karyawan dibandingkan budaya yang lemah. Jika memang kuat dan mendukung standar etis yang tinggi budaya itu seharusnya memiliki pengaruh yang sangat kuat dan positif terhadap perilaku karyawan.

Kata Kunci : Budaya Kerja dan Kinerja Karyawan

 

PENDAHULUAN

Profesionalisme dan kualitas Sumber Daya Manusia dapat diukur, maka perlu dilakukan penilaian prestasi kerja. Penilaian prestasi kerja karyawan dalam organisasi merupakan hal yang sangat penting karena akan bermanfaat untuk mengetahui efektifitas organisasi sehingga tujuan organisasi tersebut akan tercapai. Kinerja merupakan perilaku nyata yang ditampilkan setiap orang sebagai prestasi kerja yang dihasilkan oleh karyawan sesuai dengan perannya dalam perusahaan (Rivai, 2004:309). Perilaku nyata yang ditampilkan oleh karyawan dipengaruhi oleh berbagai factor yang turut membentuk perilaku seseorang (karyawan) yang kemudian tercermin pada tindakan dan tingkahlakunya dalam melakukan pekerjaan.

Persoalannya adalah bagaimana dapat menciptakan Sumber Daya Manusia yang dapat menghasilkan kinerja yang optimal sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai. Membahas tentang kinerja karyawan tidak akan terlepas dengan adanya faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kinerja seseorang. Mengingat permasalahan sangat kompleks, maka pihak-pihak yang terlibat dalam perusahaan harus cermat dalam mengamati sumber daya yang ada.

Budaya organisasi dan motivasi merupakan bagian dari faktor-faktor  yang dapat mempengaruhi terciptanya kinerja karyawan.

Budaya organisasi yang tidak kondusif dan motivasi karyawan yang rendah dapat mengakibatkan rendahnya kinerja karyawan yang ada dalam perushaan. Budaya organisasi membentuk sejumlah fungsi dalam suatu organisasi, yaitu: (1) budaya mempunyai suatu peranan dalam menetapkan tapal batas, artinya budaya menciptakan perbedaan yang jelas antara satu oraganisasi yang lain, (2) budaya membawa suatu rasa indentitas bagi anggota organisasi, (3) budaya mempermudah timbulnya komitmen  pada area yang lebih luas daripada kepentingan individu seseorang, (4) budaya dapat meningkatkan kemantapan sistem, (5) budaya berfungsi sebagai mekanisme pembuatan makna dan kendali yang memandu dan membentuk sikap serta perilaku karyawan (Robins 2006: 725).

Budaya organisasi merupakan sistem penyebaran kepercayaan dan nilai-nilai yang berkembang dalam suatu organisasi dan mengarahkan perilaku anggota-anggotanya (Soedjono 2005: 23). Budaya organisasi dapat menjadi instrumen keunggulan  kompetitif yang utama, yaitu bila budaya organisasi mendukung strategi organisasi, dan bila budaya organisasi dapat menjawab atau mengatasi tantangan lingkungan dengan cepat dan tepat.

Selengkapnya klik disini: DAMPAK BUDAYA KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN


Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas