Strategi Pengembangan Baitul Maal Wattamwil di Gorontalo


Sabtu, 17 November 2018

Ahmad Fahmi

Publikasi LP2M

Dibaca: 47 kali

Strategi Pengembangan Baitul Maal Wattamwil (BMT) di Gorontalo (Studi Pendekatan Kearifan Lokal)

 

ABSTRAK

 

Dr. Roni Mohamad, SE., M. Si, NIP: 19710616 199803 1 002 dengan judul penelitian Strategi Pengembangan Baitul Maal Wattamwil (BMT) di Gorontalo (Studi Pendekatan Kearifan Lokal)kategori Penelitian Kerjasama ini dilaksanakan oleh Lembag Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LP2M) IAIN Sultan Amai Gorontalo

 
 

 

 

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Analisis SWOT dengan menganalisis data perkembangan BMT di Provinsi Gorontalo.  Data diperoleh dengan cara melakukan wawancara mendalam kepada pengelola-pengelola BMT d Gorontalo, pengambilan data kuantitatif kepada seluruh pengurus BMT yang ada, serta melakukan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan unsur akademisi, Pemerintah, dan Praktisi koperasi-koperasi Syariah seluruh Gorontalo.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa permodalan, promosi, dan sistem teknologi informasi masih menjadi kenadala utama yang dihadapi oleh BMT-BMT yang ada di Provinsi Gorontalo, disamping itu masih rendahnya dukungan pemerintah terhadap koperasi yang berbasis syariah, begitu pula dengan masalah Sumber Daya Insani yang berkecimpung di Dunia BMT masih sangat rendah, sehingga pemerintah harus di dorong untuk melakukan kegiatan-kegiatan pengembangan keilmuan dalam mengelola BMT termasuk pelatihan dalam mengenal produk-produk penyimpanan dan pembiayaan yang ada pada lembaga keuangan syariah.

Kemudian dalam pengembangan BMT-BMT di Gorontalo ada sesuatu yang kurang dan bahkan hilang di tengah-tengah masyarakat Gorontalo akan singkronisasi penerapan Budaya Lokal Gorontalo terhadap pengelolaan BMT yang tujuan utamanya adalah melakukan tolong-menolong, Masyarakat Gorontalo mempersepsikan transformasi nilai-nilai budaya Huyula merupakan upaya yang harus dilakukan oleh pemerintah, masyarakat dan lembaga keuangan mikro untuk menjadikan nilai-nilai budaya Huyula sebagai dasar dalam upaya memajukan perekonomian masyarakat di pedesaan, dampak dari proses transformasi nilai-nilai budaya Huyula pada BMT di Gorontalo sebagai upaya membantu sistem perekonomian yang berbasis syariah dengan cakupan; masyarakat terbiasa bermusyawarah, bertanggung jawab, dan memahami budayanya dalam hal pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari, memiliki karakter yang perduli terhadap sesama manusia serta taat terhadap ajaran agama Islam, dan melestarikan budaya Huyula serta menjadikan pekerjaan terasa ringan;.

Kata Kunci : Pengembangan, BMT, Budaya Gorontalo

Selengkapnya klik disini: Strategi Pengembangan Baitul Maal Wattamwil (BMT) di Gorontalo (Studi Pendekatan Kearifan Lokal)

 


Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas