Rektor Hadiri Rakernas Kemenag RI Tahun 2019


Jumat, 25 Januari 2019

Azis Dumbi

Kolom Rektor

Dibaca: 375 kali

Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. Lahaji, M.Ag, menghadiri dan mengikuti Acara Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama Tahun 2019 yang mengusung tema "Moderasi Beragama untuk Kebersamaan Umat" di Shangri-la Hotel Jakarta, (23/1)

Rakernas yang dibuka oleh Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin, diikuti  lebih 300 peserta terdiri dari pejabat Eselon I dan II Pusat, Kakanwil Kemenag se Indonesia, dan Rektor/Ketua Perguruan Tinggi Negeri (PTKN).

Dalam sambutannya Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin menekankan pentingnya Moderasi Beragama, kebersamaan dan Integrasi Data. Karenanya Rakernas Kemenag 2019 didesain untuk menyakinkan peserta tentang pentingnya mengubah pola pikir dan pola kerja dengan wawasan terbaru dan lebih terbuka. 

Lebih lanjut Menag menyampaikan, moderasi beragama dijadikan framing untuk mengelola kehidupan beragama, moderasi beragama menjadi kebutuhan sehingga Aparatur Sipil Negara (ASN) harus memahami moderasi beragama, memahami dan menginternalisasikan moderasi sehingga menjadi jiwa institusi Kemenag.

Moderasi dan kebersamaan bukan hal yang baru. Menjaga kebersaman umat dengan mengadakan dialog dan kesepakatan antar dan interen umat beragama adalah hal yang harus terus dilakukan. Pelayanan agama harus cepat, akurat dan memuaskan sehingga kualitas pelayanan Kemenag sangat dipengaruhi  oleh sedetil apa penguasaan kita terhadap data dan seefisien apa kita mengelolanya.

"Diperlukan lntegrasi data untuk membangun data bersama sehingga tahun 2019 adalah tahun sadar data. Data agama dan keagamaan yang valid akan sangat menentukan jenis informasi yang kita sampaikan ke masyarakat serta mempengaruhi kualitas kebijakan yang diambil oleh pejabat di lingkungan Kemenag" ujar Lukman Hakim Saifuddin diakhir sambutannya

Sementara itu Sekjen Kemenag RI, Prof. Dr. Phil. M Nur Kholis Setiawan, MA., selaku Ketua Penyelenggara kegiatan dalam laporannya menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut sebagai bentuk transfer informasi dan instruksi yang harus ditindaklanjuti  dan diteruskan kepada satuan kerja wilayah masing-masing.

"Tema yang kita usung sesuai dengan HAB Kemenag ke-73 yang sudah menjadi Resolusi 2019 bagi ASN Kemenag, yaitu menjadi perangkai, penjalin, dan perajut tenun kebangsaan kita yang bhinneka," ucap Nur Kholis.

Kegiatan yang berlangsung sejak 23 s.d 25 Januari 2019 bertema Moderasi Beragama untuk Kebersamaan Umat, menghadirkan narasumber Menteri Keuangan RI. Sri Mulyani, kemudian Ahli Manajemen Rhienald Kasali, dan Guru besar UIN Azumardi Azra, serta Inayah Wahid.


Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas