Dialog Nasional Stabilitas Publik Dalam Perspektif Kamtibmas Polda Gorontalo Menuju Sukses Pemilu 2019


Sabtu, 09 Februari 2019

Azis Dumbi

Kolom Rektor

Dibaca: 402 kali

Gorontalo_ Polda Gorontalo bekerjasama dengan IAIN Sultan Amai Gorontalo sukses menggelar kegiatan dialog nasional yang mengangkat tema "Stabilitas Publik Dalam Perspektif Kamtibmas Polda Gorontalo Menuju Sukses Pemilu 2019" berlangsung di auditorium Grand Q Hotel Gorontalo, Jumat (8/2/19).

Kegiatan yang digagas oleh Polda Gorontalo dengan jurusan Politik Islam IAIN Sultan Amai Gorontalo itu, menghadirkan narasumber Brigjen Pol Drs Ferdie FJ Mirah (KARO PID DIV Humas Polri), Brigjen Pol Drs. Rudi Pranoto (Dirkamsus Baintelkam Polri), yang diwakili oleh Kombes Pol Ratno Kuncoro (Kasubdit Keamanan Khusus Intelkam Polri), Dr. Kapitra Ampera, SH. MH (Praktisi Hukum), dan panelis Dr. Arhjayati Rahim, S.H, M.H (Dosen IAIN Sultan Amai Gorontalo), Dr. Lusiana Margareth Tijow, SH.MH (Dosen Universitas Negeri Gorontalo), DR. Marten Bunga.,SH.,MH (Dosen Universitas Gorontalo) serta Moderator Silvia Iskandar.

DR. Sahmin Madina, S.Sos., M.Si, selaku ketua panitia dalam laporannya menyampaikan, bahwa subtansi dari kegiatan ini terbentuk dari gagasan kapolda Gorontalo yang selalu membuka ruang diskusi dengan civitas akademika IAIN Sultan Amai Gorontalo.

“Dialog nasional yang digagas oleh Kapolda Gorontalo dan Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo ini bertujuan menyampaikan bagaimana peran polisi melakukan secara terbuka, menyampaikan informasi yang subtansi bahwa polisi bersama rakyat sebagai pengayom sebagai pelayan. Dan IAIN Gorontalo sebagai civitas akademik mengangkat ini lebih penting dalam sebuah diskusi, dan kegiatan ini penting bagi kami karena Kapolda Gorontalo memberikan ruang bagi panelis akademik, sehingga para panelis akan merumuskan diskusi ini menjadi sebuah naskah akademik.” ujar Sahmin

Kapolda Gorontalo, Brigjen Pol Drs. Rachmad Fudail, MH selaku Keynote Speaker menyampaikan, bahwa pemilhan umum sebagai salah satu ciri Negara demokratis merupakan sarana untuk memilih pemimpin yang akan membawa Negara dalam priode tertentu menuju cita-cita yang telah digariskan. Demikian pula dengan bangsa Indonesia yang saat ini dalam sebuah proses tahapan pemilihan umum untuk memilih presiden dn wakil presiden yang akan membawa cita-cita luhur bangsa Indonesia yaitu masyarakat yang adil makmur sejahtera berdasrkan pancasila dan UUD 1945.

Lebih lanjut Kapolda Gorontalo menyampaikan, sebagai sebuah proses pemilihan umum tentu saja akan berdampak langsung atau tidak langsung terhadap situaisi kamtibmas. Perbedaan pilihan, perbedaan aspirasi politik akan dapat menimbulkan konflik dalam skala yang kecil dan skala yang besar, baik yang melibatkan perorangan maupun kelompok. Berkaca pada pelaksanaan pilkada serentak sebelumnya diberbagai daerah, pilkada serentak tingkat provinisi maupun kabupaten dan kota selalu memunculkan berbagai ancaman terhadap kamtibmas baik berupa potensi gangguan, ambang gangguan hingga gangguan nyata.

Dengan demikian maka Polri yang memiliki tugas dan fungsi untuk menjaga Kamtibmas, menegakkan hukum dan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, dituntut untuk dapat memastikan keseluruhan proses pemilihan umum dapat berjalan sesuai dengan asas pemilu, langsung umum bebas dan rahasia jujur adil dan bermartabat sesuai dengan cita-cita luhur bangsa Indonesia. Ujar Kapolda

Dialog Nasinal yang mengangkat tema stabilitas publik dalam perspektif kamtibmas polda gorontalo menuju sukses pemilu 2019 ini dihadiri oleh Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo Dr. Lahaji Haedar, M.Ag, Kapolda Gorontalo Brigjen Pol Drs. Rachmad Fudail, MH, Danrem 133/Nani Wartabone Kolonel Czi Arnold AP Ritiauw, Walikota Gorontalo, Bupati Gorontalo Utara, Bupati Bualemo, Unsur Forkopimda tingkat 1 dan tingkat Kabupaten/Kota se Provinsi Gorontalo, unsur TNI/Polri, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan mahasiswa serta awak media. aadum


Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas