Kuliah Umum Semester Genap 2019 Fakultas Syariah


Selasa, 05 Maret 2019

Ramli Y. I.

Fak. Syari`ah

Dibaca: 61 kali

Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo mengadakan kuliah umum pada hari Senin (05/03/2019) di ruang auditorium Lembaga Penjaminan Mutu Kampus 1 Kota Gorontalo. Kegiatan Akademik penanda masuknya Semester Genap Tahun Akademik 2018/2019 tersebut dihadiri oleh seluruh unsur pimpinan Fakultas Syariah.

Dihadapan hampir dua ratus mahasiswa Dekan Fakultas Syariah, Dr. Ajub Ishak, M.Ag menghimbau agar seluruh civitas akademika, khususnya mahasiswa Syariah bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu.

“Mahasiswa adalah harapan orang tua, bangsa dan agama. Untuk itu belajarlah dengan penuh kesungguhan agar waktu kalian di kampus ini tidak terbuang percuma. Menuntut ilmu itu ibadah, sehingga semangatnya tidak boleh pudar agar kalian membawa manfaat bagi orang tua, bangsa dan agama ” kata Dr. Ajub Ishak dalam sambutannya.

Selain member nasehat, Dekan Fakultas Syariah mengingatkan kalau perkuliahan semester genap sangat mepet waktunya. “Insya Allah pada beberapa bulan kedepan konsentrasi kita terpusat pada ibadah Ramadhan 1440 Hijriyah”

Sambungnya lagi, “Itu sebabnya sesegera mungkin perkuliahan dijalankan. Untuk dosen, lakukan perkuliahan meski mahasiswanya sedikit, dan bagi mahasiswa, jangan menunggu pengajar di kelas tapi beritahu dan jemput jika tim dosennya tak kunjung datang”

Adapun yang menjadi Native Speaker pada kuliah umum Fakultas Syariah adalah Dr. Dulsukmi Lc. Beliau adalah dosen tetap di IAIN Sultan Amai Gorontalo. Dr.Dulsukmi mengangkat tema tentang Wunungo.

Tema ini, dalam tradisi Gorontalo merupakan nyanyian yang syair-syairnya berisikan tentang penghormatan, anjuran dan ucapan terima kasih yang biasanya dilakukan oleh sekelompok orang pada tadarusan Alqur'an.

"Tidak tersentuhnya lagi tradisi seperti wonungo akan menjadikan keberadaan bangsa kehilangan rumah kebudayaan. Bahkanbisa saja budaya Gorontalo tersebut akan punah ditelan waktkarena dilupakan tanpa sedikitpun bekas goresan" kata Dr. Dulsukmi


Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas