Kuliah Umum FITK, Dimulainya Kerja Akal Sehat Civitas Akademika


Mengawali semester genap 2018-2019, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo kembali menggelar kuliah umum perdana di ruang Auditorium FITK kampus 1 Kota Gorontalo, Selasa (5/3/2019).

Kuliah umum kali ini menghadirkan narasumber Dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. Khairuddin, Lc, M.Pd.

Dekan Fakultas FITK IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. Lukman Arsyad M.Pd mengatakan bahwa kuliah umum ini selain sebagai kegiatan rutin Fakultas menyambut semester baru, juga sebagai penanda proses bekerjanya akal sehat civitas akademika.

“Hari ini adalah tanda dimulainya proses kerja akal sehat kita sebagai civitas akademika IAIN Sultan Amai Gorontalo, khususnya lagi  Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. Sportivitas, kalimat-kalimat santun, argumentasi logis, rasional, basis data yang kuat dan fakta akademis, harus dibangkitkan lagi” Kata Dr. Lukman Arsyad

Sambungnya lagi, “Kita patut prihatin dengan fenomena yang sedang bergeliat sekarang ini. Aktivitas akademik kita sering kali ditaklukan oleh alur yang kurang elok. Ada saja tutur yang kurang santun, mengumpat tak karuan, bicara tidak berdasar data dan fakta akademis”

“Mengawali semester genap tahun akademik 2018/2019 ini saya berharap seluruh aktivitas akademik harus berpijak pada akal sehat yang berlandaskan tuntunan Islam. Saat menghubungi dosen gunakanlah bahasa yang lembut, dalam mengkritik lampirkan argumnetasi yang logis, rasional, disertai data serta fakta yang kuat”

Sementara itu Dr. Kharuddin, Lc, M.Pd, dalam orasi ilmiahnya menegaskan keutamaan belajar di lembaga pendidikan Islam. Menurutnya belajar pengetahuan Islam mempunyai nilai yang jauh lebih mulia.

“Nilai utama bagi yang belajar pengetahuan di lembaga pendidikan Islam adalah bahwa sumber keilmuan kita bersumber dari wahyu Allah swt. yang tidak ada keraguan akan kebenaran yang terkandung di dalamnya” kata Dr. Khairuddin

Saat memberi sambutan, Wakil Rektor III, Dr. Mujahid Damopolii, M.Pd, menyampaikan bahwa dalam menuntun ilmu mahasiswa tidak boleh kehilangan rasa hormat kepada dosen. “Hargailah dosen atas segala ilmu yang kalian terima dari mereka meski rasa hormat itu belum cukup disandingkan dengan pengorbanan dan jasa dosen yang telah mendidik serta membimbing mahasiswanya menjadi manusia yang lebih baik” nasehatnya.


Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas