DWP IAIN Sultan Amai Gorontalo: Ada Isteri Hebat di Balik Kesuksesan Suami


Dibalik kesuksesan seorang pria terdapat wanita yang hebat. Ungkapan tersebut menyiratkan betapa pentingnya kehadiran seorang istri dalam menunjang karir suami. Jenjang karir suami akan berjalan sesuai harapan jika didukung oleh keluarga, terutama istri dan anak-anak.

Demikian disampaikan oleh Dr. Nurhayati Tine, M.HI saat menjadi narasumber pada seminar tentang perempuan yang digagas oleh Program Studi (Prodi) Hukum Pidana Islam (HPI) Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo,

Kegiatan yang dihelat HPI dalam rangka memperingati miladnya yang ke 4 itu menggandeng Women  Institut Research and Emprovment Gorontalo (Wireg) dalam membahas isu-isu Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Dr. Nurhayati Tine mewakil Dharma Wanita Persatuan (DWP) IAIN Sultan Amai Gorontalo. Ia beserta pembicara dari berbagai unsur, seperti Kejaksaan Tinggi Gorontalo, Polda Gorontalo, praktisi hukum pidana Islam, tokoh Gender, dan akademisi, salah satunya membicarakan marginalisasi terhadap perempuan yang dewasa ini makin marak terjadi.

“Perempuan punya peran besar terhadap kesuksesan yang diraih kaum Adam. Bagi para suami, isterinya adalah motivator yang menyemangati mereka sehingga sukses dalam menggapai sukses. Itu sebabnya perempuan tidak layak dimarginalkan” kata Nurhayati.

“Isteri dapat memberi situasi yang mampu mendorong suami untuk memilki motif berprestasi saat bekerja. Isteri adalah pasangan terbaik dalam berkomunikasi dan berbagi persoalan yang dihadapi. Istri tidak lagi hanya dilihat sebagai faktor pelengkap, melainkan menjadi faktor penentu kesuksesan suami di masa depan” sambung Dr.Nurhayati

Sambungnya lagi “Peran besar isteri inilah salah satu yang menyebabkan DWP IAIN Sultan Amai Gorontalo mendorong anggotanya agar aktif ambil bagian dalam mendukung gerakan anti diskriminasi terhadap perempuan”

"Hingga saat ini DWP IAIN Sultan Amai Gorontalo berkontribusi dalam melindungi, memberdayakan dan memajukan kaum perempuan utamanya para istri ASN yang memerlukan pendampingan, pembinaan, motivasi serta solusi terhadap permasalahan yang dihadapi" pungkas Dr. Nurhayati diakhir ulasannya.

Seminar yang mengangkat tema “ Rembuk 1000 Perempuan  Gorontalo : apakah aku aman dari kekerasan ?” tersebut berlangsung di halaman Fakultas Syariah, Jum’at (22/3/2019)


Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas