Rektor Buka DDTK Pengembangan Diri Dan Peningkatan Integritas


 

 

Limboto– IAIN Sultan Amai Gorontalo bekerjasama dengan Balai Diklat Keagamaan Manado menggelar Diklat Di Tempat Kerja (DDTK) Pengembangan Diri dan Peningkatan Integritas dalam rangka peningkatan kualitas tenaga kependidikan di IAIN Gorontalo. Acara yang dihelat selama selama lima hari, Senin-Jumat, (22-26/4/2019), bertempat di Aula Rektorat dengan menghadirkan 2 orang Widyaiswara, Rahmat Domu, S.Pd, M.Si., dan Sulistiawati Paita, SE.

Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. Lahaji, M.Ag dalam sambutannya menyampaikan pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis bagi PNS yang bertugas sebagai pegawai tenaga teknis dan atau para pegawai non PNS yang membantu pelaksanaan tugas-tugas substantif di IAIN Sultan Amai Gorontalo.

”Kepada 30 peserta yang dipercayakan megikuti diklat ini agar dapat menyimak dan memahami materi yang disampaikan dengan sebaik-baiknya, sehingga ilmu yang diperoleh dari diklat ini dapat diaplikasikan pada saat melaksanakan tugas dan fungsinya masing-masing, dan dapat memberikan kemajuan bagi pengembangan IAIN Gorontalo.” Ujarnya

Dr. Lahaji pun mengucapkan terimakasih kepada Balai Diklat Keagamaan Manado yang telah mempercayakan kegiatan Diklat Di Tempat Kerja Ini dilaksanakan di IAIN Gorontalo, serta mendoakan kegiatan diklat ini dapat terselenggara dengan baik, lancar dan memberikan output bagi peserta diklat.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Widyaiswara Rahmat Domu, S.Pd, M.Si, bahwa DDTK ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis PNS dan non PNS di IAIN Gorontalo sesuai tugas dan jabatannya masing-masing, serta mengembangkan wawasan tugas pegawai terkait dengan peraturan/ kebijakan/ketentuan baru, teknologi baru, atau pengetahuan-pengetahuan baru yang relevan dengan tugas pokok dan fungsinya.

Rahmat menambahkan bahwa diklat pengembangan diri dan peningkatan integritas bagi tenaga kependidikan di IAIN Gorontalo ini akan dilaksanakan dari Senin-Jumat, (22-26/4/2019), dan diikuti sebanyak 30 peserta yang merupakan pegawai PNS dan Non PNS dari masing-masing unit kerja. (Aadum)

 

 

 

 


Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas