Mahasiswa IAIN Gorontalo Terpilih Promosikan Indonesia di Dunia Internasional.


Selasa, 30 April 2019

Ramli Y. I.

Kolom Rektor

Dibaca: 297 kali

Akbar Rizki Datau, mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo, terpilih mewakili Indonesia dalam Ship for Southeast Asian and Japanese Youth Program (SSEAYP).

Dalam kegiatan yang akan berlangsung pada Bulan September mendatang, Akbar terpilih sebagai wakil Propinsi Gorontalo dengan 32 pemuda perwakilan dari sejumlah provinsi Indonesia untuk mempromosikan Indonesia di dunia internasional.

SSEAYP atau yang dikenal dengan Program Kapal Pemuda Asia Tenggara Jepang merupakan program yang diperuntukkan bagi para pemuda dari Asia Tenggara dan Jepang dengan misi persahabatan dan memperkenalkan kebudayaan masing-masing negara. Program ini dimulai sejak tahun 1974 dan merupakan kesepakatan antara negara Jepang dengan negara anggota ASEAN.

SSEAYP tahun ini diikuti 10 negara ASEAN dan Jepang. Setidaknya, 330 pemuda dari negera-negara tersebut akan saling berdiskusi mengenai isu dunia, menjalankan aktivitas pertukaran seni budaya, serta aktivitas solidaritas.

Akbar mengungkapkan seleksi program SSEAYP di tingkat provinsi berjalan cukup ketat. Dia harus bersaing dengan ratusan peserta lain dari 6 kabupaten/kota Gorontalo, dan melewati 4 tahapan seleksi yaitu seleksi berkas, wawancara, Focus Group Discussion (FGD) dan karantina. Selanjutnya, semua perwakilan yang terpilih dari masing-masing provinsi akan diberikan pembekalan dan karantina di tingkat nasional.

"Diluar ujian kemampuan Bahasa Inggris, wawasan ke-Indonesiaan dan pendalaman nilai adat istiadat, budaya dan seni Gorontalo,ses yang saya rasa paling sulit adalah Psikotest. Kami harus diuji ketangkasan, kecakapan dan ketelitian saat berpikir, bertindak, juga temaktub di dalamnya tes tentang kepribadian. Untuk proses ujian yang terakhir ini kami harus menghabiskan waktu hingga 4 jam" ungkap Akbar.

Seluruh peserta SSEAYP nantinya akan berlayar mulai dari Tokyo selanjutnya menuju beberapa negara Asean seperti Malaysia, Vietnam, Bangkok, Pnom Phen, Singapura, Jakarta dan seterusnya. Meski runutan negara-negera yang disinggahi belum resmi disampaikan namun yang pasti seluruh agenda pelayaran akan kembali ke Tokyo. Rangkaian kegiatan itu akan berlangsung selama dua bulan lebih.

Dalam program tersebut peserta akan menjalani dua aktivitas utama yaitu aktivitas di atas kapal dan kunjungan ke negara Jepang dan Asia Tenggara. Di atas kapal mereka akan melakukan FGD, pertukaran seni budaya, menjalin solidaritas serta melakukan upacara bendera.

Sementara di negara yang akan dikunjungi mereka akan menjalani aktivitas welcoming ceremony, courtesy call, kunjungan institusi, berinteraksi dengan warga lokal, serta melakukan petunjukan seni budaya. Akbar secara intens kelak akan memperkenalkan seni, adat istiadat, dan budaya Gorontalo.

Akbar Rizki Datau adalah mahasiswa semester IV di Prodi yang disiapkan menjadi tenaga pengajar Bahasa Inggris.  Mahasiswa yang dikenal aktif berorganisasi itu beralamatkan Jalan Pancawardana Kelurahan Padebuolo Kecamatan Kota Timur Kota Gorontalo.


Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas