Fakultas Syariah Teken MoU dengan Kongres Advokat Indonesia


Bertempat di ruang auditorium Fakultas, Kamis  2 Mei 2019, Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo resmi melakukan kerja sama dengan Kongres Advokat Indonesia (KAI).

Kerja sama yang diramu dalam Memorandum of Understanding (MoU) itu ditandatangani oleh Dekan Fakultas Syariah, Dr. Ajub Ishak, M.HI, dan Tjoetjoe Sandjaja Hernanto, SH. MH. CLA, sebagai Presiden Kongres Advokasi Indonesia.

Dr, Ajub menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Kongres Advokasi Indonesia yang bersedia menandatangani nota kesepahaman dengan Fakulltas Syariah.

“Sungguh sebuah kehormatan bagi kami atas kesediaan Kongres Advokasi Indonesia meneken kerjasama dengan  Fakultas Syariah. Saya yakin gagasan besar ini membuat manfaat besar bagi kami dalam melahirkan alumni berkualitas” kata Dr. Ajub

“Dari kerja sama ini kelak akan lahir advokasi dan praktisi hukum yang kompeten di Fakultas Syariah. Dan atas kemurahan hati KAI tersebut , saya atas nama civitas akademika Fakultas Syariah menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya” pungkas Dekan sembari mengakhiri sambutan.

Sementara itu, Presiden Kongres Advokasi Indonesia, Tjoetjoe Sandjaja Hernanto juga menyampampaikan hal senada dengan yang diutarakan Dekan Fakultas Syariah.

“Pun demikian pula dengan kami. Sambutan yang luar biasa oleh Fakultas Syariah adalah kehormatan bagi saya dan rombongan. Insya Allah kemurahan hati Dekan dan civitas akademika kami akan balas dengan sumbangsih yang tidak kecil atas lahirnya generasi advokasi muda berkualitas” papar Tjoetjoe Sandjaja.

“Bila pak Dekan bersedia, saya siap menjadwalkan Denny Indrayana memberi kuliah umum di Fakultas Syariah. Aktifis, akademisi, mantan Staf ahli Kepresidenan, dan Guru Besar Hukum Tata Negara tersebut akan berbagi pengalaman dan ilmunya di kampus ini” urai Presiden KAI.

Bagi Tjoetjoe Sandjaja, ada beberapa hal yang bisa dilakukan secara bersama-sama. ‘’Paling tidak ada tiga bidang yang bisa dilakukan KAI bersama dengan kampus-kampus mitra, yaitu bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan masyarakat,’’ paparnya.

Kongres Advokat Indonesia adalah organisasi pengacara yang terus berupaya memperbaiki pembangunan dan penegakan hukum di Indonesia. Organisasi ini berdiri pada 30 Mei 2008 dan sedikitinya mempunyai 7000 anggota di seluruh Indonesia.


Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas