Revitalisasi Pembinaan Akhlak Peserta Didik dalam Meningkatkan Kecerdasan Spritual Quotient di Era 4.0


Kasim Yahiji, Damhuri

Abstrak

Studi ini mengkaji revitalisasi pembinaan akhlak peserta didik dalam meningkatkan kecerdasan spiritual quetiont di era 4.0 yang difokuskan pada peserta didik disalah satu Madrasah Aliyah Swasta Kota Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatitif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil temuan menunjukkan bahwa pola pembinaan akhlak yang diterapkan menggunakan beberapa pola pembinaan akhlak diantaranya dengan menggunakan pola pembinaan keteladanan, pembiasaan, mauizah, targib dan tarhib, ceramah, motivasi, penegakan aturan, dan sedikit pengajaran. Akan tetapi pola pembinaan akhlak belum optimal karena masih ada anak yang membuat ulah, mengambil barang milik orang lain serta malas untuk mengikuti pembelajaran,hal ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya masih kurangnya program yang terkait dengan pembinaan akhlak, kurangnya peran orang tua dalam mengawasi perkembangan akhlak dirumah, serta kondisi lingkungan yang tidak menunjang dalam pembinaan akhlak,  sehingga kecerdasan spiritual quetiont sebagian peserta didik masih perlu perhatian khusus dari pihak sekolah dengan pola pembinaan akhlak yang lebih efektif guna meningkatkan kecerdasan spiritual quetiont yang dimiliki peserta didik. Dalam mewujudkan hal tersebut di era 4.0 saat ini hendaknya guru jangan merasa bosan untuk selalu memberikan pembinaan akhlak kepada para peserta didik, agar penanaman akhlak yang diinginkan terwujud menjadi generasi yang berakhlakul kharimah.

Selengkapnya: Revitalisasi Pembinaan Akhlak Peserta Didik dalam Meningkatkan Kecerdasan Spritual Quotient di Era 4.0


Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas