PENGARUH MOTIVASI, PERSEPSI, DAN SIKAP KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MOTOR YAMAHA MIO PADA PT. PARA MULTI FINANCE DI GORONTALO


Andi Mardiana

PENGARUH MOTIVASI, PERSEPSI, DAN SIKAP KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MOTOR YAMAHA MIO PADA  PT. PARA MULTI FINANCE DI GORONTALO

Latar belakang
Di era globalisasi dan pasar bebas, berbagai jenis barang dan jasa dengan ratusan merek membanjiri pasar Indonesia. Persaingan antar merek setiap produk akan semakin tajam dalam merebut konsumen. Bagi konsumen, pasar menyediakan berbagai pilihan produk dan merek yang banyak. Konsumen bebas memilih produk dan merek yang akan dibelinya. Keputusan membeli ada pada diri konsumen. Konsumen akan menggunakan berbagai kriteria dalam membeli produk dan merek tertentu. Diantaranya konsumen akan membeli produk yang sesuai kebutuhannya, seleranya dan daya belinya.
Diakui pula oleh beberapa pakar pemasaran, bahwa trend pemasaran abad 21 akan bergeser dari pendekatan transaksional ke pendekatan relasional dengan berfokus pada pemenuhan kebutuhan, kepuasan, dan kesenangan pelanggan. Artinya setelah transaksi selesai, konsumen tidak selalu dibiarkan begitu saja, yang nantinya akan mudah diambil oleh perusahaan lain. Akan tetapi bagaimana perusahaan dapat menciptakan kesetiaan bagi pelanggan (customer loyalty) dengan memahami apa sebenarnya yang diinginkan oleh pelanggan itu sendiri. Cara ini di dalam konsep pemasaran yang baru disebut sebagai relationship marketing.
Untuk dapat mengenal, menciptakan dan mempertahankan pelanggan, maka studi tentang perilaku konsumen sebagai perwujudan dari aktivitas jiwa manusia sangatlah penting. Perilaku konsumen (customer behaviour) memberikan wawasan dan pengetahuan tentang apa yang menjadi kebutuhan dasar konsumen, mengapa mereka membeli, dimana konsumen itu suka berbelanja, siapa yang berperan dalam pembelian, dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi konsumen untuk membeli suatu barang.
Ada banyak faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dan proses pengambilan keputusannya dalam pembelian suatu barang. Seperti yang dikemukakan oleh Suharto (2001:3), bahwa proses pengambilan keputusan dipengaruhi oleh 2 faktor yaitu: faktor sosiokultur (kebudayaan, kelas sosial, kelompok referensi) dan faktor psikologis (sikap, persepsi, motivasi dan gaya hidup). Sedangkan proses pengambilan keputusan pembelian memiliki lima tahap sebagaimana yang dikemukakan oleh Kotler (2000:204) yaitu: tahap pengenalan masalah atau kebutuhan, tahap pencarian informasi, tahap evaluasi altematif, tahap keputusan pembelian, dan tahap perilaku pasca pembelian
Seperti  sekarang  ini  persaingan  di  dunia  otomotif  semakin  ketat,  khususnya persaingan  sepeda  motor. Fakta  memperlihatkan  penjualan  sepeda  motor  terus meningkat. Kondisi  ini  membuat  produsen  semakin  meningkatkan  inovasi dengan meluncurkan produk-produk baru untuk meningkatkan  penguasaan  pasar.  Sepeda motor  adalah  sarana  transportasi  roda  dua  yang  menjadi  primadona  para  pengguna jalan  khususnya  di  kota Gorontalo.   Hal  ini  bukan  karena  sepeda  motor  irit  bahan bakar, tetapi juga cocok untuk kondisi jalanan yang relatif tidak bertambah. Dengan sepeda motor, mobilitas masyarakat pun tinggi.  Mereka bisa pergi ke mana saja tanpa khawatir terjebak kemacetan dan tanpa perlu mengeluarkan uang untuk tarif angkutan umum yang semakin tinggi. Di sisi lain, pihak lembaga keuangan pun tidak segan untuk  mengucurkan kredit penjualan sepeda  motor. Untuk  dapat  memiliki  sepeda motor,  konsumen  tidak  perlu  mengeluarkan  dana  besar,  cukup  membayar  DP  kira- kira  di  bawah  Rp.  1.000.000,00  dan  cicilan  kira-kira  Rp.  400.000,00  maka  dalam waktu tiga tahun sepeda motor sudah menjadi milik sendiri.
Salah satu jenis motor yang paling disukai oleh masyarakat adalah motor matik khususnya yamaha mio, Antusias masyarakat memilih sepeda motor yamaha mio bukan tanpa sebab, karena dari desain produknya yaitu, Yamaha Mio masuk dalam  bentuk  motor bebek yang lebih  ramping, tampil  makin  gaya dengan  warna  dan stripping   baru   modern  yang   attractive,  Yamaha   Mio   juga mempunyai roda yang lebih besar sehingga dipersepsi konsumen dapat menghindari polisi tidur. Di sisi  lain Yamaha Mio juga  memiliki  keunggulan-keunggulan yang lain seperti hemat BBM, berteknologi automatic,  mengedepankan teknologi hemat energi  dan gas  buang  ramah  lingkungan  sesuai  uji  emisi  EURO 2 yang dipadukan dengan  performance  handal  dan  style  yang  dinamis, desain lensa nuansa biru (ICE BLUE HEADLAMP), sehingga bias cahaya yang dihasilkan lebih terang untuk keamanan berkendara,  pijakan  kaki  penumpang dibuat terpisah untuk  kenyamanan berkendara  (FOOT STEP), lampu belakang tampil makin gaya dan mempesona (STYLISH BACK LAMP), mudah dan murah perawatannya, garansi mesin tiga tahun, harga terjangkau, ada bagasi dan gantungan helm, cocok untuk tua dan muda, parkir mudah sehingga wanita akan lebih mudah saat mendorong dan menggunakan standar tengah karena berat kendaraan 5 Kg lebih ringan. (http://www.cahyamotor.com/index).
Dengan segala keunggulan yang dimiliki Yamaha Mio tak heran mengalami peningkatan penjualan yang dapat dilihat pada salah satu pembiayaan yang berada di kota Gorontalo adalah PT. Para Finance yang beroperasi sejak tahun 2007. Berdasarkan data penjualan bahwa penjualan sepeda motor yamaha mio mengalami peningkatan seperti terlihat pada tabel 1.1 berikut :

Tabel 1.1

Data Penjualan Motor Yamaha Mio Melalui PT. Para Finance

TAHUN    VOLUME
PENJUALAN (UNIT)    KENAIKAN/
PENURUNAN PENJUALAN
2008    125    
2009    300    + 175 Unit
2010    486    + 186 Unit
Jumlah    911    
 Sumber : PT. Para Fianance Kota Gorontalo, 2010

Dari tabel 1.1 di atas dapat diketahui bahwa volume penjualan sepeda motor Yamaha Mio di PT. Para Fianance Kota Gorontalo di tiga tahun mengalami  peningkatan, di mana volume penjualan pada tahun 2008 sebesar 125 unit, kemudian meningkat menjadi 300 unit pada tahun 2009, peningkatan terbesar  terjadi  pada tahun 2010 sebesar 486 unit. 
Konsumen dalam memilih suatu produk tersebut pastilah dimotivasi oleh berbagai sebab, motivasi adalah kekuatan pendorong dalam diri seseorang yang  memaksanya untuk melakukan suatu tindakan. Disamping motivasi mendasari seseorang untuk melakukan keputusan pembelian akan dipengaruhi juga oleh persepsinya terhadap apa yang diinginkan. Selain persepsi akan muncul pula  sikap seseorang dalam menilai suatu objek yang akan diminati dan untuk dimiliki. Sikap sebagai suatu evaluasi yang menyeluruh dan memungkinkan  seseorang untuk merespon dengan cara yang menguntungkan atau tidak terhadap objekyang dinilai. Konsumen akan menampakkan perilakunya setelah melakukan persepsi terhadap keputusan apa yang akan diambil dalam membeli suatu produk. Atas dasar latar belakang masalah tersebut, maka dalam penelitian ini ber judul pengaruh motivasi, persepsi, sikap terhadap keputusan pembelian motor Yamaha Mio pada PT. Para Multi Finance di Gorontalo.
 

Selengkapnya klik disini: PENGARUH MOTIVASI, PERSEPSI, DAN SIKAP KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MOTOR YAMAHA MIO PADA  PT. PARA MULTI FINANCE DI GORONTALO


Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas