Pascasarjana Yudusium 25 Magister Terbaik


Senin, 05 Agustus 2019

Ramli Y. I.

Pascasarjana

Dibaca: 163 kali

Program Pascasarna Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo menyelenggarakan Yudisium dan Pengukuhan Magister terhadap 25 mahasiswa terbaiknya, Sabtu, 3 Agustus 2019 di auditorium Mufida kota Gorontalo. Mereka berasal dari 2 Program Studi (Prodi) ya'ni: Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Prodi Hukum Keluarga (Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah). 15 Mahasiswa dari PAI dan Prodi  Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah berjumlah 10 orang.

Yudisium Sarjana dan Pengukuhan Magister tersebug dirangkaikan dengan Ramah Tamah. Acara yang berlangsung ba'da Isya itu dihadiri oleh Rektor yang pada kesempatan kali ini diwakili oleh Wakil Rektor III, Dr. Mujahid Damopolii, M.Pd, Direktur Pascasarjana IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. Kasim Yahiji, M.Ag, Wakil Rektor IV Universitas Muhammadiyah, Dr. Mulkizun Koesry, M.Pd, Wakil Direktur Pascasrjana, Dr. Erwin Thaib Yusuf, M.Ag, serta para Kaprodi di lingkungan Pascasarjana.   

Selain itu nampak di deretan para undangan: Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. Mashadi, M.Si, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Dr. Zulkarnain Suleman, M.HI, Unsur pimpinan di Kementerian Agama Propinsi Gorontalo, para ketua Pengadilan Agama tingkat kota dan Kabupaten Gorontalo serta para tamu penting lainnya. Yudisium Sarjana dan Pengukuhan Magister serta Ramah Tamah juga dihadiri oleh orang tua dan keluarga mahasiswa.

Dr. Mujahid selaku kuasa Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo menyampaikan selamat kepada mahasiswa yang diyudisium. Ia mengingatkan, disamping mengimplementasikan ilmu yang didapat selama mengenyam pendidikan, tentunya juga harus berusaha sekuat mungkin menjaga nama bail almamater. "Segera implementasikan limu yang diperoleh di bangku kuliah agar memberi manfaat bagi masyarakat di luar sana, disamping tetap menjaga eksistensi dan nama baik kampus" pungkasnya saat memberi sambutan.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana, Dr. Kasim Yahiji, M.Ag, atas nama lembaga menghaturkan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada peserta bila ada hal yang tidak berkenan. "Atas nama lembaga saya memohon maaf kepada Bapak/Ibu bila dalam interaksi selama kita di Pascasarjana ada hal yang kurang berkenan. Bisa jadi dalam pelayanan, perkuliahan terjadi hal-hal yang tidak membuat nyaman, sekali lagi, saya dan  tim kerja Pascasarjana mohon dimaafkan" terang Direkur di penghujung sambutan.

 


Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas