Pengukuhan Gelar Sajana Hukum Kepada 62 Mahasiswa Fakultas Syariah


Senin, 05 Agustus 2019

Ramli Y. I.

Fak. Syari`ah

Dibaca: 77 kali

Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo menyelenggarakan Yudisium Sarjana Hukum, Senin, 5 Agustus 2019 di lantai dua auditorium Fakultas. 62 mahasiswa yang dinyatakan memenuhi syarat akademik, kepada mereka, dikukuhkan gelar Sarjana Hukum (SH) oleh Dekan Fakultas Syariah, Dr.Ajub Ishak, M.A.

Mereka berasal dari Jurusan Hukum Keluarga (Akhwal Syaksyiah) 18 orang, Jurusan Hukum Tata Negara (Syiyasah) 23 orang, Jurusan Hukum Pidana Islam (Jinayah) 9 orang, dan Jurusan Ekonomi Syariah (Muamalah) 12 orang. 

Dekan Fakultas Syariah dalam sambutannya menyampaikan bahwa tantangan terberat yang sesungguhnya baru dimulai saat gelar Sarjana Hukum disandang. "Jangan kalian mengira bahwa bila status mahasiswa ditanggalkan maka urusan keilmuan selesai. Tahukah kalian, justeru mulai saat ini, saat gelar disematkan, kalian akan mengahadapi tantangan yang sesungguhnya" kata Dr.Ajub.

"Di luar sana, masyarakat akan menilai berdasarkan cara dan kriteria yang mereka punya. Anda tidak punya kesempatan merivisi label buruk yang mereka sematkan seperti halnya di bangku kuliah dahulu. Sekali anda berbuat nista, sepanjang hidup nilai itu mencoreng nama anda. Untuk itulah saya berpesan, jaga perilaku dan tutur kata sebagai wujud anda seorang cendekia muslim" sambung Dekan.

"Jangan berhenti menuntut ilmu. Kampus ini terbuka lebar bagi mereka yang masih punya semangat belajar. Silahkan mendaftar di Pascasarjana IAIN Sultan Amai Gorontalo bila punya kesempatan, kemauan dan kemampuan. Saya dan teman-tema di Fakultas Syariah siap memfasilitasi Bapak/Ibu yang ingin melanjutkan program Magister di kampus ini" Pungkas Ajub.

Hadir dalam acara yang digelar usai sholat Dzuhur itu yaitu para Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Jurusan, Kepala dan Sub Bagian Fakultas, staf Akademik dan Umum, serta civitas akademika di lingkungan IAIN Sultan Amai Gorontalo.


Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas