Dosen PGMI Mengikuti Workshop Penyegaran Pembelajaran


Beban kerja dosen mencakup beberapa kegiatan pokok antara lain perencanaan, pelaksanaan, penilaian hasil pembelajaran, pembimbingan, pelatihan, serta melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat. Selain itu juga masih ditambah dengan melaksanakan tugas tambahan manajemen pendidikan.

Untuk dapat melaksanakan tugasnya sebagai pendidik setiap dosen perlu memiliki kompetensi profesional, pedagogik, kepribadian dan sosial sesuai dengan UU Guru dan Dosen. Untuk itu, Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) menyelenggarakan Workshop Penyegaran Proses Pembelajaran Semester Ganjil Tahun Akademik 2019-2020.

Kegiatan yang dibuka oleh Ketua Prodi Hj. Ruwiah A. Buhungo,M.Pd.I ini berlangsung sehari pada hari Jum`at, 30 Agustus 2019 di Ruang Micro Teaching FITK. Dalam sambutan pengantarnya Ruwiah menekankan bahwa pembelajaran memegang peranan yang penting dalam menentukan arah dan tingkat keberhasilan suatu pembelajaran, sehingga keberadaannya menjadi indikator utama dan sering diperlukan oleh berbagai pihak yang berkepentingan demi untuk menjamin bahwa pembelajaran sudah berlangsung dengan baik.

Proses pembelajaran mestinya dirancang agar mahasiswa mampu berfikir alternative, untuk mewujudkan keberhasilan proses pembelajaran maka perlu adanya RPS, konten/materi kuliah, metode, dan sarana serta perencanaan yang baik,tambahnya. Ketua Prodi PGMI Hj.Ruwiah A. Buhungo,M.Pd.I juga mengaku pihaknya sengaja menyelenggarakan  kegiatan ini menjelang pelaksanaan tahun akademik baru dan akan dilaksanakan secara rutin setiap tahun.

Dengan tujuan mampu meningkatkan proses belajar mahasiswa melalui peningkatkan kemampuan dosen dalam merencanakan aktivitas instruksional. Dihadirkan pembicara adalah Bobby A. Gani, S.Si, M.Pd selaku Widyaiswara LPMP Gorontalo  untuk memberikan penyegaran terkait implementasi kurikulum pendidikan dasar dan penyegaran konten pendidikan dasar.

Pembicara lainnya yakni Hj. Ruwiah A. Buhungo, M.Pd dan Asriyati Nadjamuddin, M.Pd membahas perihal penyusunan perencanaan pembelajaran dengan menyusun rancangan RPS serta pemilihan metode pembelajaran yang sesuai berdasarkan teori pembelajaran yang menunjang. Harapannya dengan penyelenggaraan workshop ini peserta mampu menyusun rancangan pembelajaran semester dan rencana kegiatan pembelajaran (RPS) sesuai dengan tuntutan kurikulum serta mengimplementasikannya sesuai dengan tuntutan kurikulum, untuk kemudian dilakukan assessment terhadap capaian pembelajaran mahasiswa.


Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas