IAIN Gorontalo Dan RJI Bersinerji Meningkatkan Publikasi Ilmiah


Sabtu, 14 September 2019

Azis Dumbi

Kolom Rektor

Dibaca: 101 kali

Dalam rangka meningkatkan publikasi jurnal ilmiah agar  terindeks di Directory of Open Access Journal (DOAJ) sebagai Indikator dari keberhasilan journal dan sebagai takaran yang mencerminkan kualitas publikasi jurnal ilmiah, LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo bekerja sama dengan Relawan Jurnal Indonesia (RJI) menyelenggarakan acara Roadshow DOAJ dan Workshop Akreditasi Jurnal 2019.
 
Kegiatan yang bertempat di Aula FITK kampus 2 Limboto, Sabtu (14/9) menghadirkan narasumber Swasti Maharani selaku Associate Editor DOAJ. Peserta hadir 60 orang yang terdiri dari para pengelola jurnal dari berbagai perguruan Tinggi di Gorontalo, serta para Dosen dari Universitasa Negeri gorontalo, Universitas Muhammadiyah, Universitas Ichsan, Universitas Gorontalo, Poltekes, Politeknik, Bina taruna dan IAIN Sultan Amai Gorontalo sendiri.

Rektor IAIN Gorontalo Dr. H. Lahaji, M.Ag dalam sambutannya pada pembukaan menegaskan, bahwa Jurnal digital  melalui Open Journal System menjadi sarana yang sangat baik untuk mempublikasikan hasil penelitian pada lingkup yang lebih luas. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan reputasi yang baik untuk referensi dari para penulis dan khusus dari Indonesia untuk di dalam pengembangan ilmu pengetahuan. 

"Publikasi yang berkualitas dan terindeks mempengaruhi reputasi dan visibilitas perguruan tinggi dimana Dosen tersebut berada", jelas Rektor

Rektor menambahkan, masih rendahnya komitmen dosen dalam melakukan publikasi hasil penelitian melalui terbitan berkala ilmiah, juga disebabkan beberapa hal, seperti: kemampuan menuliskan dalam artikel ilmiah terbitan berkala ilmiah, pengembangan budaya menulis, dan motivasi untuk menulis.

Ketua LP2M Dr, Zulkarnain Suleman, M. HI, yang diwakili Sekretaris Lp2M Dr. Sulaiman Ibrahim, MA, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tuntutan publikasi yang dilakukan komunitas akademik Perguruan Tinggi memberikan dampak yang cukup besar terhadap kesadaran para dosen pentingnya melakukan kajian, penelitian serta menulis karya ilmiah. 

Suleman menambahkan perkembangan karya ilmiah di Indonesia relatif makin baik, terutama sejak diberlakukannya regulasi pemerintah, yang mewajibkan mahasiswa S1, S2 hingga S3 untuk menulis artikel di jurnal ilmiah sebagai salah satu prasyarat kelulusan. 

"Dosen tentunya semakin besar tuntutannya untuk aktif menulis di jurnal ilmiah baik di tingkat nasional terakreditasi maupun jurnal internasional bereputasi", tandas Sekretaris LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo tersebut.

Relawan Jurnal Indonesia (RJI) Korda Gorontalo Muhammad Firyal mengatakan, dalam mengelola jurnal diperlukan beberapa target maupun strategi dari jurnal yang awal berdiri untuk dibantu menjadi jurnal online dan untuk jurnal yang sudah online akan dibantu untuk di Indeksisasi DOAJ serta sampai pada persiapan akreditasi. 

“Dengan dilaksanakan kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan  output sesuai yang  direncanakan", ungkap Firyal 


Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas