IAIN Sultan Amai Gorontalo Gelar Upacara Peringatan HAB Ke 74


Jumat, 03 Januari 2020

Azis Dumbi

Kolom Rektor

Dibaca: 40 kali

Pelaksanan upacara dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia yang ke-74 di IAIN Sultan Amai Gorontalo berjalan penuh dengan hikmad. Seluruh pejabat, pegawai, para dosen, honorer dan mahasiswa berbaris rapi mengikuti pelaksanaan upacara yang dilaksanakan di halaman Rektorat kampus II Limboto, Jumat (3/1/2020).

Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. Lahaji Haedar, M.Ag bertindak langsung sebagai inspektur upacara, tepat pukul 07.30 WITA upacara peringatan HAB dimulai dan berakhir hingga pukul 09.30 WITA. Dalam peringatan HAB ke-74, Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, memberikan penghargaan Satyalencana 2019 berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 131/TK/2019 Tanggal 9 Desember 2019 untuk masa Bhakti 30, 20, dan 10 Tahun, dengan total 27 orang, penyerahan SK Akreditasi Jurnal Ilmiah Nasional kepada masing-masing editor dan launching majalah kampus The Sultan Amai Press yang ditandai dengan penyerahan The Sultan Amai Press kepada Direktur Pascasarjana, seluruh Dekan, Ketua LPM, Ketua SPI dan Ketua DWP IAIN Sultan Amai Gorontalo.

Dr. Lahaji Haedar, M.Ag yang bertindak sebagai irup, membacakan langsung amanat Menteri Agama RI. Menteri Agama Fachrul Razi mengajak Seluruh Jajaran Kemenag untuk memperhatikan enam hal ini dalam rangka terus beradpatasi atas tuntutan perubahan dan percepatan pelayanan publik dengan prinsip efisiensi, transparansi dan akuntabilitas serta bebas dari KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme).

Yang pertama adalah Pahami sejarah Kementerian Agama serta regulasi, tugas dan fungsi kementerian ini dalam konteks relasi agama dan negara. Kedua, Jaga idealisme, kejujuran, integritas dan budaya kerja Kementerian Agama di tengah arus kehidupan yang serba materialistis, selaraskan antara kata dengan perbuatan, sesuaikan tindakan dengan sumpah jabatan.

Ketiga, Tanamkan selalu bahwa bekerja adalah ibadah dan melayani masyarakat adalah sebuah kemuliaan;

Keempat, Perkuat ekosistem pembangunan bidang agama antar sektor dan antar pemangku kepentingan, baik sesama institusi pemerintah, tokoh agama, organisasi keagamaan dan segenap elemen masyarakat;

Kelima, Rangkul semua golongan dan potensi umat dalam semangat kebersamaan, kerukunan, persatuan dan moderasi beragama sejalan dengan falsafah Pancasila yang mempersatukan anak bangsa walau berbeda ras, etnik, keyakinan agama dan golongan.

dam Keenam, Implementasikan Visi dan Misi Pemerintah ke dalam program kerja Kementerian Agama di semua unit kerja pusat, daerah dan Perguruan Tinggi Keagamaan.

Menag juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh mitra kerja Kementerian Agama, terutama DPR-RI dan DPD-RI, BPK, Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Para Gubernur dan Bupati/Walikota se-Indonesia, majelis-majelis agama, organisasi kemasyarakatan, lembaga dakwah, serta rekan-rekan media, atas dukungan dan kerjasamanya membantu kelancaran tugas dan program Kementerian Agama. kepada seluruh aparatur Kementerian Agama, baik yang masih aktif maupun yang telah purna bakti atas segala dedikasi dan pengabdiannya. (Aadum)

 


Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas