Sebanyak 836 Mahaiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo Ikuti Pembekalan KKS Tematik


Senin, 10 Februari 2020

Azis Dumbi

Kolom Rektor

Dibaca: 68 kali

Sebanyak 836 mahasiswa dari berbagai Fakultas di lingkungan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo mengikuti pembekalan Kuliah Kerja Sosial Tematik (KKS-T). Program yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M) berlangsung di Aula Kampus II Limboto, Senin, (10/2/20). Hadir pula pada kegiatan itu para Wakil Rektor, para Dekan, Ketua LP2M, unsur pimpinan lainnya dan seluruh peserta KKS-T Angkatan I Tahun 2020.

Pembekalan KKS-Tematik yang menggusung tema “Moderasi Beragama di Era Revolusi Industri 4.0 Menuju Desa Mandiri”: berlangsung selama dua hari 10 s/d 11 Februari 2020. Adapun yang menjadi narasumber pada kegiatn ini yakni, Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Bupati Boalemo, Bupati Pohuwato, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kab.Boalemo dan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.

Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. Lahaji Haedar, M.Ag menyampaikan, KKS-Tematik adalah program KKS dengan Fokus yang spesifik, yang relevan dengan program pembangunan daerah atau pemerintah daerah, relevan dengan kebutuhan masyarkat serta relevan dengan visi, misi, renstra yang dimiliki IAIN Sultan Amai Gorontalo.

“KKS-Tematik pada dasarnya merupakan salah satu penerapan ilmu pengetahuan secara teoritik ke dalam tataran empirik dari kehidupan masyarakat serta diarahkan pada kemampuan mahasiswa bekerja secara terpadu (interdisipliner)” jelasnya

Ia menambahkan di Tahun 2020 IAIN Sultan Amai Gorontalo akan menurunkan dua angkatan yakni bulan Februari dan Agustus, dan di tahun ini IAIN Sultan Amai Gorontalo juga turut mengikutsertakan empat orang mahasiswa pada Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara berbasis 3T yakni terdalam, tertinggal, dan terluar, yang merupakan gabungan dari 28 Perguruan Tinggi Kesamaan Islam Negeri (PTKIN) mengangkat tema “Peace Building: Mewujudkan Moderasi Beragama dalam Membangun Indonesia dengan Metode Asset Based Community driven Development (ABCD)

“IAIN Sultan Amai Gorontalo turut mengirimkan empat orang delegasi pada kegiatan KKN Nusantara yang berbasis 3T, ke empat orang mahasiswa itu merupakan perwakilan dari empat fakultas. Dan IAIN sultan amai Gorontalo termasuk koordinator pada KKS Nusantara tersebut” ujarnya

Dihadapan ratusan mahasiswa Lahaji berharap, melalui KKS-Tematik mahasiswa diharapkan mampu mewujudkan dan menghidupkan program prioritas yang saat ini digaungkan oleh Kementerian Agama yakni Moderasi Beragama. Menurutnya moderasi beragama adalah cara menangkal pemahaman dan pengamalan agama yang menyimpang, ekstrim kiri ekstrim kanan.

“Dengan adanya KKS-Tematik ini diharapkan mahasiswa peserta dapat menghidupkan moderasi beragama serta mampu mengaplikasikan kelimuan dan perkembangan digital di era revolusi industry 4.0 kepada masyarakat untuk menuju desa yang mandiri” harapnya

Sementara itu ketua LP2M IAIn Sultan Amai Gorontalo Dr, Zulkarnain Suleman, M.HI menyampaikan, mahasiswa yang akan diturunkan pada KKS-Tematik tahun ini berjumlah 836, merupakan gabungan dari empat fakultas yang ada. adapun yang menjadi lokasi KKS-Tematik tahun ini adalah Kabupaten Bualemo dan Kabupaten Pohuwato. Ia berharap kepada seluruh mahasiswa peserta agar dapat mengikuti pembekalan ini dengan sebaik-baiknya.

“KKS meupakan salah satu tugas pokok dan fungsi LP2M, oleh karena itu suksesnya kegiatan ini adalah sukses kita semua” tutup zulkarnain

Pada akhir sambutannya Lahaji haedar selaku rektor menyematkan kartu peserta dan buku panduan KKS-T secara ssimbolis kepada empat orang mahsiswa peserta KKS-T Tahun 2020. (Aadum)


Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas