Cegah DBD Rektor IAIN Gorontalo Instruksikan Fogging dan Sterilisasi Kampus


Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo, Dr. Lahaji, M.Ag setelah mengeluarkan surat edaran Nomor: 215/In.06/R/KP.01.2/03/2020 tentang upaya Pencegahan Penyebaran Corona Virus Corona di lingkungan kampus, dengan meliburkan perkuliahan tatap muka dan dilaksanakan dalam system dalam jaringan (daring). Kembali menginstruksikan penyemprotan sarang nyamuk (Fogging) dan strerilisasi wilayah kampus.

Kegiatan penyemprotan tersebut  dilaksanakan oleh petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo dipantau langsung oleh Rektor Dr. lahaji, M.Ag, Kepala Biro AUAK IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. Basman, M.Ag, Kasubag) Humas dan Publikasi, Irma Makmur, M.Pd, dan Lurah stempat, Sabtu (21/3/20)

Saat memantau langsung pelaksanaan fogging tersebut rektor menjelaskan, langkah ini diambil guna mengantisipasi penyebaran berkembangbiaknya nyamuk Aedes aegypti penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Serta dapat memberikan kenyamanan kepada mahasiswa dalam melakukan social distancing di tengah cepatnya tingkat penularan virus corona.

Fogging ini bertujuan untuk menekan pertumbuhan nyamuk demam berdarah yang diularkan oleh nyamuk Aedes aegepty agar tidak mewabah, agar mahasiswa yang berada di asrama kampus dan sekitaran kampus merasa nyaman. Selain Covid-19 demam berdarah juga harus kita waspadai,” jelas rektor

Ia melanjutkan, fogging dilakukan untuk meminimalisir merebaknnya wabah DBD dan diharapkan memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga kampus khususnya mahasiswa. Fogging disemprotkan di Masjid, ruang perkuliahan, saluran air tempat berkumpulnya nyamuk, serta asrama mahasiswa baik yang berada di dalam kampus dan sekitaran kampus II Limboto.

“Semoga setelah dilakukan penyemprotan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada mahasiswa yang berada di asrama dalam mengikuti perkuliahan dengan sytem dalam jaringan (daring) demi mencegah penyebaran Virus Covid-19,” (tandasnya).


Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas