Rasdul Kiblat, Waktu yang Tepat Menentukan Arah Kiblat


Rabu, 27 Mei 2020

Ramli Y. I.

Opini

Dibaca: 539 kali

Oleh : *Nursodik El Hadee,*
Direktur Pusat Studi dan Kajian Ilmu Falak (PUSKIF) IAIN Sultan Amai Gorontalo.

Banyak orang mengukur arah Kiblat hanya dengan mengira-ngira, arah kiblat ya ke arah Barat. Hal ini yang memungkinkan dalam pengukuran tersebut tidak tepat pada Kakbah, melainkan melenceng dari yang diharapkan.

Bahkan, banyak yang hanya menggunakan Kompas saja sebagai alat ukur, yang secara ilmiah kurang akurat. Jarum magnet pada kompas sering mempengaruhi Medan magnet setempat dan kemungkinan yang terjadi adalah kesalahan dalam mengukur sangat besar. 

Seyogyanya, dalam upaya menentukan arah Kiblat diperlukan perhitungan yang cermat dan sedetail mungkin. Sehingga diperlukan data yang valid untuk dijadikan bahan hitungan.
Permasalahan inilah yang seringkali timbul di masyarakat, kesulitan mengukur arah Kiblat secara tepat dan akurat. 

Hari ini dan besok 27-28 Mei adalah waktu yang tepat untuk mengecek ulang Arah Kiblat Masjid-masjid kita. Momentum itu dapat dimanfaatkan umat Islam untuk memverifikasi kembali arah kiblatnya dengan mudah. 

Caranya, dengan menyesuaikan kiblat dengan arah bayang-bayang benda pada saat Matahari berada tepat diatas Kakbah. Peristiwa semacam ini dikenal sebagai Istiwa' A'dham atau Rasdul Kiblat, yaitu waktu Matahari diatas Kakbah dengan bayangan benda yang terkena sinar matahari menunjukkan arah kiblat. Kapan waktu berlangsungnya bayangan benda yang menunjukkan arah kiblat?

Matahari akan melintas tepat diatas Kakbah, pada 27dan 28 Mei pada pukul 17.18 WITA, saat itu bayang-bayang benda yang berdiri tegak lurus akan mengarah ke arah Kakbah.

Siapapun dan dimanapun orang bisa mengecek ulang (kalibrasi) arah Kiblatnya, tidak memerlukan perhitungan yang rumit. Yang diperlukan hanyalah dengan memperhatikan benda  yang berdiri tegak lurus pada permukaan yang datar dan terkena sinar matahari. 

Berikut saya jelaskan cara atau teknik penentuan arah kiblat menggunakan Rasdul Kiblat: Pertama, sesuaikan jam yang digunakan dengan jam BMKG, RRI atau Telkom.

Kedua, pastikan benda (bisa menggunakan tongkat atau bandul) yang menjadi patokan benar-benar berdiri tegak lurus dengan permukaan harus benar-benar datar dan rata, 

Ketiga,cari lokasi disamping selatan atau dihalaman Masjid yang masih mendapatkan penyinaran Matahari pada jam tersebut.

Keempat, tandai arah bayangan yang dihasilkan oleh benda (tongkat) lurus saat Matahari tepat berada diatas Kakbah pada pukul 16.18 WIB atau 17.18 WITA.

Kelima, gunakan tali atau penggaris dan spidol, bisa juga susunan tegel lantai untuk meluruskan lokasi dengan menyejajarkan arah bayangan.  Kondisi seperti ini akan terulang tiap tahunnya pada tanggal 27-28 Mei dan 15-16 Juli. 

Mari luruskan kembali arah Kiblat kita, bukan hanya masjid atau mushalla saja yang perlu diluruskan arah kiblatnya. pun Juga dirumah kita sendiri. Apalagi disituasi Pandemi ini, yang banyak menuntut kita untuk shalat dirumah.

Sudahkah arah Kiblat kita tepat menghadap ke arah Kakbah? Ini waktu yang tepat untuk meluruskan dan mengecek kembali arah Kiblat kita di rumah dan masjid kita. 
Selamat Mencoba :)


Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas