Gorontalo – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Sultan Amao Gorontalo menggelar intenasional webinar yang mengangkat tema Revival Of Islamic Banking yang dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi zoom meeting. Selasa, (8/12).

Hadir sebagai narasumber adalah Dr. Sopyan AP. Kau, M.Ag, Wakil Rektor I IAIN Gorontalo, Prof. Sutan Emir Hidayat, Ph.D, Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Dr. M. Mahbubi Ali, Ketua Pengurus Wilayah Khusus MES Malaysia, Dr. Ariawan Amin, M.Sc Direktur Utama Bank Muamalat Indonesia (BMI) periode 1999-2009, Dr. Muhammad Rizky Prima Sakti. Assistant Professor (Islamic Finance). Department of Business Administration. University College of Bahrain.dan Dr. Sofhian, SEI., MA, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia Provinsi Gorontalo.sekaligus Dosen IAIN Gorontalo.

Keyote Speaker dalam kegiatan ini yakni Rektor IAIN Gorontalo dalam hal ini diwakili oleh Dr. Sopyan AP. Kau, M.Ag selaku Wakil Rektor I Bagian Akademik dan Kelembagaan membahas menegnai Bank Syariah Pilihan Sehat dan Halal dalam bertransaksi.

Ia menjelaskan sejak berdirinya bank Muamalat tahun 1991, hingga sekarang telah mengalami perkembangan yang pesat, tidak saja produkproduk syariah yang ditawarkan, tetapi juga hadirnya sejumlah perbankan yang berbasis syariah; seperti BRI Syariah, Mandiri Syariah, dll. Tentu ini sangat menggembirakan, sekaligus menunjukan perhatian dan keberpihakan pemerintah kepada pengembangan ekonomi Islam secara global.

“Perbankan Syariah dinilai tepat diterapkan di Indonesia, karena sebagai salah satu negara yang memiliki mayoritas masyarakatnya beragama Islam, perbankan syariah dapat memenuhi keinginan masyarakat muslim yang menginginkan suatu jasa transaksi keuangan yang sesusai dengan nilai dan prinsip – prinsip syariat Islam.”jelasnya

Oleh karena itu melalui wabenar kali ini Rektor berharap lanjtnya, dapat menghasilkan rumusan-rumusan konkrit untuk membangkitkan kesadaran kolektif umat Islam untuk memilih dan berhijrah ke bank syariah.

“Kebangkitan Bank Islam salah satunya ditandai dengan hadirnya kesadaran kolektif umat Islam untuk menjadikan bank yang berbasis syariah sebagai pilihan yang sehat dan halal dalam bertransaksi; sebuah pilihan yang membawa keselamatan dunia dan akhirat” tutup Sopyan Kau

Sebelumnya Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisinis Islam, Dr. Muhibbuddin, M.Si dalam sambutanya saat membuka kegiatan ini menyampaikan ucapan terimkasih kepada seluruh pihak yang terlibat pada webinar international yang mengangkat tema era kebangkitan Bank Syariah. Menurutnya tema yang disajikan pada webinar ini sangat relevan dengan kondisi kekinian yaitu kiita bersama-sama berusaha akan meneropong kebangkitan keuangan syariah apalagi di era pandemi saat ini.

“Kami sangat mengapresiasi kerjasama baik dari panitia, peserta dan narasumber dari dalam dan luar negeri yang memiliki kapsitas keilmuan sangat mumpuni” ucap Muhibbuddin

Oleh karena itu Muhibbuddin ber harap kepada para peserta khususnya mahasiswa agar dapat menyimak dengan baik dan menguasai materi yang diberikan, sehingga nantinya mampu menjadi solusi dari persoalan yang terjadi di masyarakat khususnya persoalan perbankan Syariah.

“Harapan kami semoga ilmu yang diberikan oleh narasumber dapat menjadi bekal dalam menata persoalan perbankan syariah sehingga dapat terwujud Revival Of Islamic Banking” Tandasnya (Aadum)

Bagikan: