IAIN Gtlo – Seluruh Sivitas akademika dan Keluarga Besar IAIN Sultan Amai Gorontalo melaksanakan Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama RI ke-75 dengan tema “Indonesia Rukun”. Upacara yang dilaksanakan di halaman Pascasarjana kampus 1 kota Gorontalo, Selasa (5/1), dihadiri oleh seluruh pimpinan, dosen, pegawai, honorer, Dharma wanita serta resimen mahasiswa dipimpin oleh Rektor Dr. Lahaji Haedar, M.Ag.

Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo dalam sambutannya mengajak agar tetap ikhlas dan penuh amanah dalam melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai ASN kementerian Agama sesuai Slogan Kementerian Agama “Ikhlas Beramal”.

“Peringatan Hari Amal Bakti hari ini sebagai refleksi rasa syukur kita kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, juga penghargaan terhadap jasa-jasa para perintis dan pendiri Kementerian Agama pada 3 Januari 1946, dengan Haji Mohammad Rasjidi sebagai Menteri Agama pertama yang telah melintasi sejarahnya yang panjang,” ungkap Dr. Lahaji Haedar, M.Ag

Menteri Agama RI Yaqut Colil Qoumas dalam sambutannya yang di bacakan langsung oleh rektor menyampaikan, Di usia 75 tahun Kementerian Agama, mari kita memaknai segala prestasi yang telah dicapai dan menempatkannya sebagai momentum untuk menebalkan niat dan motivasi dalam mencapai yang lebih baik lagi di masa mendatang.

Peringatan Hari amal Bakti tahun ini mengusung tema “Indonesia rukun”. tema ini sejalan dengan semangat nasional yang menempatkan kerukunan umat beragama sebagai salah satu modal bangsa ini untuk maju. Tanpa kerukunan,akan sukar menggapai cita-cita besar bangsa agar sejajar dengan bangsa lain di dunia.

Pengembangan toleransi dan kerukunan antar umat beragama merupakan karya bersama para tokoh agama, para menteri agama dan aparatur kementerian agama dari masa ke masa, tanpa toleransi tidak ada kerukunan, dan keimanan masing-masing pemeluk agama. Dalam kesempatan ini saya ingin mengingatkan tentang semangat kementerian agama baru dan semangat baru dalam mengelola Kementerian Agama.

Semangat kementerian agama baru itu dapat diterima diterjemahkan dengan beberapa kata kunci. Pertama,manajemen pelayanan dan tata kelola birokrasi yang harus semakin baik termasuk didalamnya pelayanan penyelenggaraan haji dan umrah, pendidikan agama dan keagamaan serta pusat pelayanan keagamaan. Kedua penguatan moderasi beragama, toleransi dan nilai-nilai kebangsaan. Ketiga persaudaraan yang meliputi merawat persaudaraan umat seagama,memelihara persaudaraan sebangsa dan setanah air dan mengembangkan persaudaraan kemanusiaan .

Mengawali acara terlebih dulu di gelar penyerahan piagam pengharagaan dan tanda kehormatan Satyalancana karya satya dari presiden RI oleh Rektor kepada ASN Lingkup IAIN Sultan Amai Gorontalo  yang telah berbakti selama 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun serta penyerahan piagam penghargaan kepada mahasiswa yang telah menoreh prestasi peringkat 3 pada kegiatan Diklat Pimnas yang diikuti oleh 80 peserta se PTKIN-PTKIS. (Aadum)

Bagikan: