GORONTALO (UINSMART) – Wakil Rektor I UIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. Herson Anwar, M.Pd., menekankan pentingnya kedisiplinan, integritas, dan koordinasi antarunit kerja dalam menjalankan tugas di tengah proses transisi kelembagaan. Pesan tersebut disampaikan saat ia menjadi pembina apel pagi di Halaman Rektorat Kampus I UIN Sultan Amai Gorontalo, Kamis (17/9/2026).
Apel yang dilaksanakan oleh Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) itu diikuti jajaran pimpinan, tenaga kependidikan, serta peserta apel di lingkungan UIN Sultan Amai Gorontalo.
Dalam amanatnya, Herson mengatakan apel pagi tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kesadaran bersama sebagai aparatur sipil negara (ASN), terutama dalam hal disiplin waktu dan tanggung jawab terhadap institusi.
Ia menyoroti pelaksanaan apel yang dimulai lebih lambat dari waktu yang ditetapkan sebagai salah satu indikator yang perlu mendapat perhatian.
“Apel ini seharusnya kita mulai pukul 07.00. Alhamdulillah, bisa dilaksanakan pukul 07.30. Ini menandakan bahwa kita masih perlu meningkatkan disiplin waktu,” ujarnya.
Menurut Herson, integritas ASN juga tercermin dari sense of belonging atau rasa memiliki terhadap institusi. Karena itu, seluruh jajaran diminta menunjukkan kepedulian terhadap kemajuan lembaga melalui pelaksanaan tugas yang profesional.
Terlebih, UIN Sultan Amai Gorontalo saat ini berada dalam proses transformasi dan transisi kelembagaan. Dalam kondisi tersebut, ia mengajak seluruh unit kerja untuk tetap bekerja secara ikhlas, kreatif, dan cerdas.
“Di masa transformasi dan masa transisi ini tentu kita diajak untuk bekerja dengan ikhlas, bekerja dengan kreatif, bekerja dengan cerdas,” katanya.
Herson juga mengingatkan seluruh unit kerja agar memperkuat koordinasi dalam penggunaan identitas kelembagaan, termasuk logo, kop surat, spanduk, dan berbagai atribut lainnya. Ia meminta agar setiap penggunaan identitas tersebut menunggu instruksi resmi sehingga tidak menimbulkan perbedaan di antara unit kerja.
“Yang terpenting adalah koordinasi, sehingga kita mempunyai satu persepsi dan perspektif yang sama,” tegasnya.
Ia menambahkan, seluruh unit kerja memiliki kedudukan yang sama dalam mendukung pelaksanaan tugas universitas. Karena itu, diperlukan semangat saling membantu dan bekerja bersama agar pekerjaan dapat terlaksana dengan baik.
Selain itu, Herson meminta pimpinan fakultas dan unit kerja lebih teliti dalam memeriksa usulan kenaikan pangkat maupun jabatan fungsional. Setiap pengajuan, kata dia, perlu diverifikasi dan divalidasi terlebih dahulu untuk memastikan kelengkapan serta kelayakannya.
“Ketika ada yang mengusulkan kenaikan jabatan maupun pangkat, jangan hanya sekadar untuk ditandatangani, tetapi coba diverifikasi dan validasi dulu kelayakannya,” ujarnya.
Ia menyebut masih terdapat pengajuan yang belum dilengkapi dokumen secara utuh. Persoalan tersebut selanjutnya akan diperkuat melalui penyusunan SOP agar proses pengajuan dan pemeriksaan dokumen memiliki mekanisme yang lebih jelas.
Herson berharap seluruh jajaran UIN Sultan Amai Gorontalo dapat menjaga disiplin, memperkuat koordinasi, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab selama proses transisi kelembagaan berlangsung.