Pasca Pelantikan, Rektor UIN Sultan Amai Gorontalo Dorong Penguatan Budaya Kerja

PRESS RELEASE
Nomor: PR/141/HUMAS-UIN/IX/2026

GORONTALO (UINSMART) – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag., mendorong penguatan budaya kerja dan tata kelola kelembagaan sebagai bagian dari tindak lanjut transformasi IAIN menjadi UIN Sultan Amai Gorontalo.

Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan sosialisasi dan tindak lanjut pascapelantikan Rektor UIN Sultan Amai Gorontalo periode 2026–2029, Kamis (17/9/2026), di Aula Rektorat Lantai IV UIN Sultan Amai Gorontalo. Agenda pertemuan membahas tata kelola organisasi dan nomenklatur UIN Sultan Amai Gorontalo.

Prof. Ahmad Faisal menegaskan, perubahan status kelembagaan perlu diikuti perubahan dalam budaya kerja. Transformasi, menurutnya, tidak berhenti pada perubahan nomenklatur, tetapi harus terlihat dalam pola kerja dan tata kelola di lingkungan kampus.

“Saya betul-betul berharap alih status ini membawa perubahan besar dalam banyak hal di kampus kita,” ujarnya.

Salah satu hal yang menjadi perhatian ialah kedisiplinan waktu. Rektor meminta seluruh unsur di lingkungan UIN Sultan Amai Gorontalo membangun kebiasaan hadir tepat waktu dalam setiap agenda kelembagaan.

Ia menilai budaya tepat waktu perlu menjadi bagian dari pembiasaan baru setelah transformasi kelembagaan. Penerapannya tidak hanya di tingkat rektorat, tetapi juga fakultas, jurusan, dan unit kerja lainnya.

Menurut Prof. Ahmad Faisal, perubahan organisasi dapat dimulai dari hal-hal sederhana dan dilakukan secara konsisten. Budaya disiplin yang dibangun dari tingkat individu diharapkan berkembang menjadi budaya kerja bersama di lingkungan kampus.

“Budaya tepat waktu harus menjadi kebiasaan bersama, mulai dari rektorat hingga fakultas dan jurusan,” tegas Prof. Ahmad Faisal.

Dalam pertemuan tersebut, Rektor juga menyampaikan sejumlah tindak lanjut strategis pascatransformasi, termasuk kesiapan pembangunan sarana prasarana melalui program SBSN. Ia meminta tim terkait mengawal seluruh tahapan pelaksanaan agar berjalan sesuai perencanaan dan mendukung kebutuhan akademik kampus.

Selain penguatan sarana prasarana, perhatian diarahkan pada penyusunan grand design pengembangan kampus. Rektor meminta jajaran terkait mulai merumuskan arah pengembangan akademik, termasuk program studi dan fakultas yang akan dikembangkan ke depan.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan transformasi menjadi UIN diikuti dengan arah pengembangan akademik yang terencana.

“Memastikan visi pengembangan kampus kita dalam konteks akademik itu seperti apa,” kata Prof. Ahmad Faisal.

Ia juga mendorong pemetaan kebutuhan sumber daya manusia sejalan dengan rencana pengembangan program studi dan fakultas. Penguatan SDM menjadi salah satu aspek yang perlu dipersiapkan agar pengembangan bidang keilmuan baru dapat berjalan secara optimal.

Pertemuan tersebut menjadi momentum konsolidasi internal UIN Sultan Amai Gorontalo dalam menindaklanjuti transformasi kelembagaan, dengan fokus pada penguatan budaya kerja, kedisiplinan, tata kelola, pengembangan akademik, sarana prasarana, dan sumber daya manusia.

UIN Sultan Amai Gorontalo
Gedung Rektorat Lt. 1, Jl. Gelatik No. 1, Kota Gorontalo
Website: http://www.iaingorontalo.ac.id | Email: humassa@iaingorontalo.ac.id