PRESS RELEASE
Nomor: PR/138/HUMAS-UIN/IX/2026
GORONTALO (UINSMART) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sultan Amai Gorontalo menggelar Seminar Nasional Gerbang Emas 2026 (Gerakan Bangkit Ekonomi Syariah) di Aula Fakultas Syariah Kampus II UIN Sultan Amai Gorontalo, Kamis (17/9/2026).
Seminar nasional mengusung tema “Strategi Inklusi Keuangan & Investasi Emas Syariah: Membangun Resiliensi Ekonomi Gen Z di Era Digital.” Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya FEBI memperkuat literasi keuangan mahasiswa, khususnya dalam memahami investasi emas syariah dan pengelolaan keuangan di tengah perkembangan ekonomi digital.
Wakil Rektor I UIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. Herson Anwar, M.Pd., mewakili Rektor membuka secara resmi kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi pelaksanaan seminar yang menghadirkan perspektif akademik dan praktis mengenai investasi syariah.
Herson mengatakan, perkembangan era digital memberikan berbagai kemudahan bagi generasi Z, termasuk dalam mengakses informasi dan layanan keuangan. Namun, kemudahan tersebut juga menghadirkan tantangan sehingga perlu diimbangi dengan pengetahuan dan pemahaman yang memadai.
“Kemudahan-kemudahannya dapat pada era digital ini, platform yang begitu banyak, namun tantangannya juga tak sedikit,” ujar Herson.
Ia menekankan pentingnya mahasiswa memiliki pengetahuan sebelum menentukan pilihan investasi agar tidak mudah terjebak pada tawaran keuntungan sesaat yang beredar melalui berbagai platform digital.
“Hari ini lewat seminar kami berharap para narasumber kita akan memberikan pencerahan kepada kita semua bagaimana berinvestasi yang islami, yang syariah,” katanya.
Menurut Herson, pengetahuan mengenai investasi juga perlu diarahkan sebagai bekal mahasiswa dalam mempersiapkan masa depan, termasuk dalam mengelola keuangan pribadi secara bijak.
“Anda harus memenangi kegiatan seminar ini dan Anda melakukan investasi untuk masa depan, bagaimana mengelola investasi, khususnya investasi untuk pribadi Anda,” tuturnya.
Tiga pemateri dihadirkan dalam seminar tersebut, yakni Irmanto Hamid Aswin, selaku Gold Expert PT Pegadaian (Persero); Achmad Rudy dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK); serta Muhammad Ardi, S.Pd., SE., M.Si., Ak., dari unsur akademisi.
Ketiganya memberikan materi dan perspektif kepada peserta terkait inklusi keuangan dan investasi emas syariah, sesuai dengan tema seminar. Kehadiran pemateri dari unsur praktisi, regulator, dan akademisi diharapkan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada mahasiswa mengenai investasi di era digital.
Seminar Gerbang Emas 2026 turut menjadi ruang edukasi bagi mahasiswa FEBI untuk meningkatkan pemahaman mengenai peluang dan tantangan investasi, sekaligus membangun kesadaran dalam mengambil keputusan keuangan secara lebih terukur dan sesuai dengan prinsip syariah.
Melalui kegiatan tersebut, FEBI UIN Sultan Amai Gorontalo memperkuat perannya dalam memberikan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan ekonomi dan keuangan syariah, sekaligus membekali generasi muda dengan literasi finansial untuk menghadapi tantangan ekonomi di era digital.
UIN Sultan Amai Gorontalo
Gedung Rektorat Lt. 1, Jl. Gelatik No. 1, Kota Gorontalo
Website: http://www.iaingorontalo.ac.id | Email: humassa@iaingorontalo.ac.id