PRESS RELEASE
Nomor: PR/148/HUMAS-UIN/IX/2026
GORONTALO (UINSMART) – UIN Sultan Amai Gorontalo memperkuat pemahaman aparatur sipil negara (ASN) mengenai pengelolaan keuangan dan persiapan masa purna tugas melalui Sosialisasi Program TASPEN Group dan Literasi Keuangan di Lingkungan Kementerian Agama, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Rektorat Lantai 4 Kampus I UIN Sultan Amai Gorontalo tersebut dibuka oleh Wakil Rektor II, Dr. Jufri D., M.Ag., dan dihadiri Wakil Rektor III Dr. Sahmin Madina, S.Sos., M.Si., Wakil Direktur Pascasarjana Prof. Dr. H. Said Subhan Posangi, Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr. H Sofyan Ap. Kau, M.Ag, serta Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD), Prof. Dr. Muh. Rusli, M.Fil.I.
Turut hadir Branch Manager PT TASPEN (Persero) Gorontalo, Ariestiana, Manager Layanan Rahmatia Lestari Arly, MAnager Kepersertaan dan Data, Johan Tri Mahendra, Kepala Cabang Bank Mandiri Taspen Massaid Resna Hadiwijaya, serta tim TASPEN Group dan ASN di lingkungan UIN Sultan Amai Gorontalo.
Dalam sambutannya, Dr. Jufri menempatkan literasi keuangan sebagai bagian penting dari kesiapan ASN dalam merencanakan kehidupan jangka panjang. Menurutnya, pemahaman terhadap pengelolaan penghasilan perlu dibangun sejak masa aktif, bukan baru ketika memasuki masa pensiun.
“Literasi keuangan ini adalah tingkat kecerdasan kita untuk mengelola penghasilan kita untuk menghadirkan sumber-sumber penghasilan alternatif atau penghasilan tambahan,” ujar Dr. Jufri.
Ia menyebut sosialisasi tersebut sebagai bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga keuangan. Sinergi itu, kata dia, diharapkan tidak hanya memberikan pemahaman mengenai program TASPEN, tetapi juga membuka ruang edukasi mengenai perencanaan finansial ASN.
“Ini adalah bentuk sinergi antara lembaga keuangan dan lembaga pendidikan tinggi. Semoga dari kegiatan ini kita bisa saling memberikan manfaat,” katanya.
Menurut Dr. Jufri, program TASPEN perlu dipahami secara utuh oleh ASN karena berkaitan dengan kehidupan setelah masa pengabdian. Ia mendorong peserta memahami skema yang tersedia dan menjadikannya bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang.
Sementara itu, Branch Manager PT TASPEN (Persero) Gorontalo, Ariestiana, menjelaskan berbagai program TASPEN yang berkaitan dengan ASN, mulai dari tabungan hari tua, pensiun, hingga jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.
Ariestiana mengatakan, sosialisasi menjadi bagian dari upaya TASPEN mendekatkan layanan kepada ASN sejak masih aktif bekerja. Dengan pemahaman yang lebih awal, peserta dapat mempersiapkan masa purna tugas secara lebih terencana.
Ia juga memaparkan sejumlah program tambahan yang dapat dimanfaatkan peserta untuk mempersiapkan kebutuhan finansial di masa mendatang. Menurutnya, masa aktif merupakan waktu yang tepat untuk mulai melakukan persiapan karena tersedia rentang waktu yang lebih panjang.
Pada sesi berikutnya, Kepala Cabang Bank Mandiri Taspen, Massaid Resna Hadiwijaya, memaparkan layanan Bank Mandiri Taspen yang diperuntukkan bagi ASN aktif maupun pensiunan. Ia menjelaskan bahwa berbagai produk dan layanan diarahkan untuk mendukung kebutuhan ASN, termasuk dalam menghadapi masa purna tugas.
Massaid juga memperkenalkan sejumlah peluang kegiatan produktif yang dapat dikembangkan ASN dan pensiunan melalui program kerja sama dengan mitra. Paparan tersebut menjadi bagian dari edukasi mengenai alternatif persiapan kehidupan setelah pensiun.
Melalui sosialisasi ini, ASN UIN Sultan Amai Gorontalo memperoleh informasi langsung mengenai program TASPEN Group sekaligus pentingnya membangun perencanaan keuangan sejak masa aktif. Kegiatan tersebut diharapkan memperkuat kesadaran ASN untuk mempersiapkan kebutuhan finansial secara berkelanjutan hingga memasuki masa purna tugas.
UIN Sultan Amai Gorontalo
Gedung Rektorat Lt. 1, Jl. Gelatik No. 1, Kota Gorontalo
Website: http://www.iaingorontalo.ac.id | Email: humassa@iaingorontalo.ac.id