Dosen Sosiologi Agama IAIN Gorontalo Lolos Seleksi Instruktur Nasional Moderasi Beragama

GORONTALO – Donald Qomadiasyah Tungkagi, dosen Prodi Sosiologi Agama IAIN Sultan Amai Gorontalo dinyatakan lulus seleksi Instruktur Nasional Penguatan Moderasi Beragama. Donald mengikuti pelatihan yang dilaksanakan dua segmen secara berkelanjutan. Segmen I dari 11-16 Mei 2024 di kampus Pusdiklat Ciputat. Segmen II berlangsung dari 17-20 Mei pada Hotel Grand Mercure Kemayoran di Jakarta.

Seleksi yang diikuti Donald merupakan rangkaian dari pelaksanaan Seleksi Instruktur Nasional yang cukup ketat. Tercatat ada 1.325 peserta yang mendaftar, namun yang masuk tahapan wawancara hanya 76 peserta, hingga tahap akhir yang lolos hanya 60 peserta.

“Alhamdulillah, bisa lulus sebagai peserta pelatihan instruktur nasional Penguatan Moderasi Beragama. Ini suatu keberkahan yang luar biasa, saya bisa masuk menjadi bagian dari 60 orang instruktur nasional yang berhasil mengikuti pelatihan,” ungkapnya.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pusdiklat Tenaga Teknis Kementerian Agama RI. Peserta yang lulus mengikuti pelatihan berasal dari berbagai kementerian, lembaga/ormas keagamaan, perguruan tinggi, ormas kepemudaan, madrasah, pesantren, dan masyarakat umum.

“Kegiatan ini diikuti oleh para akademisi, tokoh agama, anggota ormas, birokrat, dan lain-lain,” ujar Donald yang juga fasilitator Rumah Moderasi Beragama IAIN Gorontalo.

Saat ini penguatan moderasi beragama memasuki tahap perluasan sasaran ke kementerian/lembaga dan ormas keagamaan. Kementerian Agama melalui Balitbang Diklat membuka pendaftaran calon Instruktur Nasional moderasi beragama secara terbuka sejak 18-27 April 2024.

Pelatihan Instruktur Nasional tahun ini mengundang dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Para pendaftar diutamakan dari 18 kementerian dan lembaga yang diamanahkan Perpres nonor 58 tahun 2023 tentang Sekretariat Bersama Moderasi Beragama.

Donald Tungkagi berharap dengan adanya program ini mampu mengejawantahkan nilai-nilai moderasi beragama di akar rumput demi kemaslahatan umat beragama di Indonesia. (*)

 

Sumber : Dosen Sosiologi Agama IAIN Gorontalo Lolos Seleksi Instruktur Nasional Moderasi Beragama