GORONTALO (UINSMART) – Akademisi UIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. H. Lukman Arsyad, M.Pd., membahas pentingnya penguatan pemberdayaan zakat dalam program Gorontalo Menyapa yang disiarkan secara langsung oleh TVRI Gorontalo, Rabu (30/9/2026).
Program yang dipandu Ajeng Mawaddah tersebut menghadirkan Lukman bersama Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, H. Hamka Arbie, M.H.I. dan Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Gorontalo H. Marzuki Pakaya. Dialog berlangsung dengan tema “Kolaborasi Saling Membantu dan Memberdayakan” dan disiarkan melalui kanal YouTube TVRI Gorontalo.
Dalam dialog tersebut, Lukman menyampaikan bahwa penguatan pemahaman masyarakat terhadap zakat menjadi hal penting. Menurutnya, zakat tidak hanya berkaitan dengan kewajiban keagamaan, tetapi juga memiliki potensi besar dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan.
“Pemahaman akan pentingnya zakat itu masih perlu kita tingkatkan lagi,” ujar Lukman.
Ia menjelaskan, salah satu hal yang perlu diperkuat dalam penyaluran bantuan adalah ketersediaan data mengenai masyarakat yang membutuhkan. Pemetaan kantong-kantong kemiskinan dinilai penting agar bantuan dapat diarahkan secara tepat.
“Kita harus melihat dulu kantong-kantong kemiskinan yang memang harus segera kita tindaki untuk mendapatkan bantuan BAZNAS itu sendiri,” katanya.
Selain persoalan data, Lukman menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat. Menurutnya, penghimpunan zakat yang optimal akan memperluas ruang bagi BAZNAS untuk menjalankan berbagai program sosial dan pemberdayaan.
Ia juga mendorong kolaborasi BAZNAS dengan berbagai lembaga yang memiliki kedekatan dengan masyarakat. Kolaborasi tersebut diperlukan untuk memperkuat pemetaan kebutuhan sekaligus memperluas jangkauan program zakat.
Lukman turut menyampaikan pengalaman UIN Sultan Amai Gorontalo dalam memperoleh dukungan BAZNAS, baik dalam bidang pendidikan maupun kegiatan sosial. Menurutnya, dukungan tersebut menunjukkan bahwa zakat dapat dihadirkan dalam berbagai bentuk program yang memberikan manfaat kepada masyarakat. BAZNAS juga turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial di lingkungan kampus, termasuk kegiatan donor darah.
Ia berharap program dialog publik seperti Gorontalo Menyapa dapat memperluas informasi mengenai pentingnya zakat dan keberadaan BAZNAS kepada masyarakat Gorontalo. Menurutnya, edukasi publik diperlukan agar potensi zakat dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi berbagai pihak.
Menutup dialog, Lukman menyampaikan pesan sederhana mengenai makna berbagi.
“Memberi itu bahagia, memberi itu senyum, memberi itu sehat, dan memberi itu adalah kesejahteraan.”
Keterlibatan akademisi UIN Sultan Amai Gorontalo dalam program tersebut menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam memberikan perspektif akademik dan edukasi publik terkait pengelolaan serta pemberdayaan zakat di Provinsi Gorontalo.
UIN Sultan Amai Gorontalo
Gedung Rektorat Lt. 1, Jl. Gelatik No. 1, Kota Gorontalo
Website: http://www.iaingorontalo.ac.id | Email: humassa@iaingorontalo.ac.id