Dosen PGMI Jadi Narasumber Seminar Parenting Paguyuban Ibu-Ibu BWSS II Gorontalo

Dalam rangka meningkatkan kapasitas pengasuhan, Paguyuban Ibu-ibu Balai Wilayah Sungai Sulawesi II Gorontalo menyelenggarakan Seminar Parenting yang diikuti oleh keluarga di lingkungan Balai Wilayah Sungai Sulawesi II Gorontalo pada Selasa (14/2). Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Utama BWSS II ini dibuka oleh Ketua Paguyuban Ny. Rina Naswardi dengan narasumber utama Asriyati Nadjamuddin, M.Pd, Dosen PGMI IAIN Sultan Amai Gorontalo.

Asriyati membawakan materi tentang Pencegahan Siklus Toxic Parenting Melalui Parenting Layangan Pada Anak. Menurutnya, Toxic parent memberikan dampak negatif terhadap anak. Seorang anak dapat menderita secara mental. Jika pola asuh toxic ini terus berlanjut sepanjang hidup anak, kesehatan mental anak bisa terganggu. Hal tersebut dapat mempengaruhi perilaku anak didalam kehidupan kesehariannya.

Asriyati juga mengingatkan, pola asuh yang salah ini sering kali menyulut kebencian anak terhadap orang tua dan orang-orang di sekitar mereka. Bahkan dalam kasus terburuk, anak dapat meniru hal yang sama sebagai bentuk pelampiasaannya. Akibat pola pengasuhan yang salah ini dapat memicu munculnya perilaku yang negatif pada anak-anak mereka, yang mungkin berani untuk melampiaskan ketika tidak ada orang tuanya.

Seminar yang diikuti oleh 50 peserta ini diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab serta pembagian e-book 1001 cara bicara dengan anak dan remaja oleh narasumber Asriyati Nadjamuddin,M.Pd.

 

Sumber : Dosen PGMI Jadi Narasumber Seminar Parenting Paguyuban Ibu-Ibu BWSS II Gorontalo