PRESS RELEASE
Nomor: PR/185/HUMAS-UIN/X/2026
GORONTALO (UINSMART) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sultan Amai Gorontalo menggelar Sosialisasi Pedoman dan Pelatihan Akuntansi Pesantren, Kamis (29/10/2026), di Aula Rektorat Lantai 4 Kampus I UIN Sultan Amai Gorontalo. Kegiatan ini dibuka oleh Dekan FEBI, Prof. Dr. Muhdar HM, SE., ST., MM., untuk memperkuat tata kelola keuangan pesantren yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan pondok pesantren se-Provinsi Gorontalo. Para peserta mendapatkan penguatan pemahaman mengenai pentingnya penerapan pedoman akuntansi dalam pengelolaan keuangan pesantren, termasuk pencatatan dan pelaporan keuangan yang tertib serta dapat dipertanggungjawabkan.
Ketua Panitia, Sri Apriyanti Husain, S.E., M.S.A., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi pentingnya pengelolaan sumber daya pesantren secara transparan dan akuntabel. Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pembinaan akhlak sehingga pengelolaan sumber daya yang berasal dari masyarakat, pemerintah, maupun lembaga lainnya perlu dilakukan secara bertanggung jawab.
“Kami berharap bahwa kegiatan ini tidak hanya berhenti pada ruang sosialisasi ini saja, tetapi menjadi awal bagaimana pengelolaan pondok pesantren bisa lebih tertib, lebih akuntabel, dan membawa keberkahan bagi pondok pesantren,” ungkap Sri Apriyanti.

Sementara itu, Dekan FEBI dalam sambutannya menegaskan bahwa akuntansi pesantren tidak sekadar berkaitan dengan pencatatan jumlah uang, tetapi juga menjadi bagian penting dalam penataan tata kelola keuangan lembaga.
“Akuntansi syariah ini bukan hanya misalnya kita menghitung jumlah uang, tetapi sesungguhnya memberikan penataan tata kelola keuangan pesantren secara profesional, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.
Ia berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam pengelolaan keuangan di pesantren masing-masing.
“Saya berharap kepada seluruh peserta sosialisasi ini dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam pengelolaan keuangan pesantren masing-masing,” ujarnya.

Pemateri pertama, Dra. Hj. Fitriyani Humokor, M.Pd.I., Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, menyampaikan pentingnya penerapan standar akuntansi dalam pengelolaan keuangan pesantren. Ia menjelaskan bahwa terdapat 42 pondok pesantren di Provinsi Gorontalo yang menjadi bagian dari pembinaan Kementerian Agama.
Menurutnya, pengelolaan keuangan yang tertib dan pelaporan sesuai standar diperlukan untuk mendukung transparansi penggunaan bantuan serta memastikan aset pesantren dapat dipertanggungjawabkan.
“Jangan sampai akan banyak bantuan, akan banyak kebijakan, kemudian kita tidak siap,” ungkapnya, menekankan pentingnya kesiapan pesantren dalam memenuhi tuntutan pengelolaan dan pelaporan keuangan.
Ia juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai upaya perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas tata kelola pesantren.
Kegiatan ini turut menghadirkan Permata Kordina Putra, S.A., M.Ak., dari Tim Asistensi Perumus Pedoman Akuntansi Pesantren, Ikatan Akuntan Indonesia Wilayah Jawa Timur, sebagai pemateri kedua. Sementara itu, jalannya kegiatan dipandu oleh moderator Chitra Yuliasari Kadir, M.Acc., Ak.
Melalui sosialisasi dan pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu memahami serta menerapkan pedoman akuntansi pesantren dalam pengelolaan keuangan di lembaga masing-masing. Dengan demikian, tata kelola keuangan pesantren di Provinsi Gorontalo diharapkan semakin tertib, transparan, dan akuntabel serta mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan Islam.
UIN Sultan Amai Gorontalo
Gedung Rektorat Lt. 1, Jl. Gelatik No. 1, Kota Gorontalo
Website: http://www.iaingorontalo.ac.id | Email: humassa@iaingorontalo.ac.id