LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo Gelar Sosialisasi dan Optimalisasi Tentang PUSPENMA

GORONTALO (IAINSmart) – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo menggelar kegiatan Sosialisasi dan Optimalisasi Peran PUSPENMA dalam Peningkatan Kualitas SDM Kementerian Agama.

Kegiatan yang berlangsung via Zoom Meeting ini, menghadirkan narasumber yang ahli dibidangnya yakni Kepala PUSPENMA Sekretariat Jenderal Kemenang Republik Indonesia, Dr. Ruchman Basori, S.Ag., M.Ag., dan Kepala Tim Beasiswa Pendidikan Keagamaan dan Afirmasi, Dr. Amiruddin Kuba, S.Ag., M.A., CWC.

Sebagaimana diketahui, PUSPENMA adalah Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia.

Dengan pengelolaan pembiayaan pendidikan yang terpusat, PUSPENMA mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045 melalui pengembangan SDM yang unggul dan berdaya saing.

Plt. Ketua LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. Nova Effenty Muhammad, M.H.I., mengatakan bahwa Kegiatan ini dirancang bukan hanya sebagai ruang sosialisasi, melainkan sebagai wadah untuk berdiskusi dan memperkuat sinergi.

“Harapannya seluruh sivitas akademika di seluruh Indonesia dapat memanfaatkan informasi ini dengan optimal dan menjadi bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kementerian Agama secara menyeluruh,” ucapnya.

Senada dengan hal itu, Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag., menyampaikan bahwa di Perguruan Tinggi diharuskan untuk menjalani tiga hal yang tercantum dalam Tri Dharma yaitu Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian serta Pengabdian.

Menurut Rektor, salah satu poin penting dalam upaya peningkatan Tri Dharma adalah pembiayaan. Dengan adanya PUSPENMA diharapkan akan terus berkontribusi untuk peningkatan SDM.

“Saya kira pada aspek inilah, kehadiran BUSPERMA insyaa Allah akan terus berkontribusi besar untuk membuktikan kehadiran Negara dalam kehidupan berbangsa khususnya dibidang peningkatan SDM,” ujar Rektor.

Sementara itu, salah satu narasumber, Dr. Ruchman Basori, S.Ag., M.Ag., menjelaskan bahwa pendidikan merupakan hal yang penting untuk mewujudkan Indonesia maju 2045.

Oleh karenanya, pada tahun 2024 lalu, Kementerian Agama membentuk sebuah lembaga yang berfokus pada peningkatan SDM, yaitu PUSPEMNA yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di bidang pendidikan agama dan keagamaan. Tiga hal pokok yang menjadi fokus PUSPEMNA yakni Beasiswa, Bantuan Pendidikan, dan Investasi Pendidikan.

“Tiga hal pokok yang diperhatikan, yang pertama, beasiswa di Kementerian Agama. Yang kedua adalah Kartu Indonesia Pintar pada Perguruan Tinggi Keagamaan. Yang ketiga, investasi pendidikan, yaitu program terkait dengan beasiswa non degree,” tandasnya. (Hms/YN)