GORONTALO (IAINSmart) – IAIN Sultan Amai Gorontalo menggelar upacara memperingati Hari Guru Nasional tahun 2025 di Halaman Rektorat Kampus 1 IAIN Sultan Amai Gorontalo, Selasa (25/11/2025).Bertindak sebagai Pembina Upacara Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof Dr. Ahmad Faisal, M. Ag., Upacara berlangsung khidmat, diikuti oleh seluruh unsur pimpinan, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan IAIN Sultan Amai Gorontalo.
Peringatan Hari Guru Nasional kali ini mengangkat tema “Merawat Semesta dengan Cinta.” Tema ini sejalan dengan Asta Cita Presiden dan Asta protas Menteri Agama, yang menekankan pentingnya ekoteologi dan kurikulum berbasis cinta. Dalam sambutan Menteri Agama RI yang di bacakan oleh Rektor pada peringatan Hari Guru Nasional 2025 menekankan bahwa
“Guru adalah pilar utama pembangunan pendidikan. Maju mundurnya suatu bangsa ditentukan oleh kualitas sistem pendidikannya yang dalam pelaksanaannya berada di pundak para guru. Peran guru tidak tergantikan, pendidikan bukan sekedar transfer pengetahuan, melainkan juga pembentukan karakter, akhlak, dan budi pekerti. Guru tidak hanya dituntut mengajarkan ilmu, tetapi juga menumbuhkan kesadaran mencintai sesama dan menjaga lingkungan.” jelasnya.
Setelah membacakan Sambutan Menteri Agama Rektor juga menambahkan arahan dan ajakan kepada seluruh civitas akademika untuk memberikan dukungan penuh kepada tim Task Force Borang yang tengah bekerja menyiapkan asesmen lapangan. “Mengingatkan bahwa Asesmen Lapangan APT berlangsung 1-3 Desember, sehingga kita harus menyemangati tim Task Force Borang sebagai bentuk tanggung jawab bersama.” jelasnya.
Di akhir sambutannya Rektor juga mengimbau kepada sivitas akademika dan tenaga kependidikan agar tidak terpengaruh isu-isu luar terkait dengan pengisian jabatan perangkat Rektor. Rektor tetap terbuka untuk menerima masukan dari siapa pun. Beliau mengajak untuk menjaga suasana kondusif di tengah dinamika yang terjadi. “Saya mengimbau agar semuanya tidak terpegaruh isu luar.sayapun tetap terbuka menerima masukan dan saran dari semuanya. Beliau menambahkan meski suasana sedikit memanas akibat dinamika organisasi, semua harus bisa menyikapinya dengan dewasa, tenang dan penuh kebersamaan.” tegasnya.
Upacara ini juga dirangkaikan dengan penyerahan SK Jabatan Fungsional Dosen kepada 3 orang Dosen, SK Kenaikan Pangkat kepada 13 orang Tenaga Pendidik dan Kependidikan, serta SK PPPK Tahap II kepada 11 orang tenaga Kependidik.

