Gubernur Gorontalo Ajak UIN Sultan Amai Gorontalo Perkuat Kolaborasi untuk Masa Depan Daerah

PRESS RELEASE
Nomor: PR/124
/HUMAS-IAIN/IX/2026

GORONTALO (UINSMART) – Gubernur Gorontalo, Dr. Ir. H. Gusnar Ismail,M.M., mengajak Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Amai Gorontalo memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak dalam merespons dinamika pembangunan serta kebutuhan masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Beliau saat memberikan sambutan pada kuliah umum yang menghadirkan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D., Jumat (4/9/2026), di Auditorium Rektorat Lantai 4, Kampus I UIN Sultan Amai Gorontalo.

Ia mengatakan, transformasi IAIN menjadi UIN memberikan energi baru bagi Gorontalo. Namun, perubahan tersebut harus diikuti dengan langkah strategis agar UIN Sultan Amai mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Ia menilai UIN Sultan Amai memiliki posisi penting sebagai salah satu perguruan tinggi negeri yang dapat menopang pembangunan Gorontalo bersama perguruan tinggi lainnya.

“Sekarang Provinsi Gorontalo memiliki dua tonggak universitas negeri yang akan menopang dan mengawal Gorontalo ini ke depan,” ujar Gusnar.

Menurutnya, UIN Sultan Amai perlu membangun komunikasi secara terus-menerus dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Kolaborasi tersebut penting untuk menyelaraskan pengembangan pendidikan tinggi dengan berbagai agenda pembangunan daerah.

Gubernur juga mengingatkan pentingnya bagi perguruan tinggi untuk membaca perubahan lingkungan strategis, mulai dari perkembangan global, nasional hingga kondisi regional. Dinamika tersebut, kata dia, harus menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan arah pengembangan universitas.

“Lingkungan strategik itu sangat dinamis, cepat berubah. Ini harus kita baca dengan cermat dari Universitas Islam Negeri Gorontalo,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia menyoroti sejumlah potensi pembangunan Gorontalo yang dapat menjadi ruang kontribusi perguruan tinggi. Salah satunya adalah rencana pengembangan embarkasi haji dan umrah yang dinilai memiliki peluang besar bagi masyarakat Gorontalo dan kawasan sekitar.

Ia juga mengungkapkan adanya rencana pembangunan hilirisasi ayam terintegrasi yang membutuhkan dukungan sumber daya manusia dan keilmuan yang relevan.

Menurut Gusnar, kondisi tersebut menjadi peluang bagi UIN Sultan Amai untuk mengembangkan bidang keilmuan yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan.

“UIN ini harus menyiapkan alumni-alumni nanti yang merespons perkembangan seperti itu,” ungkapnya.

Ia bahkan mendorong agar UIN Sultan Amai mempertimbangkan pengembangan fakultas atau program keilmuan di bidang peternakan dan kesehatan hewan sebagai salah satu bentuk respons terhadap kebutuhan daerah.

Selain sektor tersebut, Gubernur menekankan pentingnya penguatan konsep agro-maritim sebagai bagian dari pembangunan Gorontalo. Ia mengapresiasi pandangan Kepala BPIP RI yang memperluas pemahamannya mengenai konsep tersebut.

“Agro-maritim itu tanah dan air. Jadi semua yang terikat dengan itu,” jelas Gusnar.

Gubernur berharap kehadiran Kepala BPIP RI dalam kuliah umum di UIN Sultan Amai dapat menjadi momentum untuk memperkuat pertukaran gagasan dan membangun sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, serta berbagai elemen masyarakat.

Ia menegaskan bahwa UIN Sultan Amai memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya berperan dalam bidang akademik, tetapi juga hadir menjawab tantangan dan kebutuhan pembangunan Gorontalo.

Humas, Data dan Informasi
UIN Sultan Amai Gorontalo
Gedung Rektorat Lt. 1, Jl. Gelatik No. 1, Kota Gorontalo
Website: http://www.iaingorontalo.ac.id | Email: humassa@iaingorontalo.ac.id