Rektor UIN Sultan Amai Gorontalo Ajak Umat Merawat Alam dan Menjaga Amanah dalam Khutbah Jumat

PRESS RELEASE
Nomor: PR/192/HUMAS-UIN/XI/2026

GORONTALO  (UINSMART) – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag., menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Darul Arqam, Gorontalo, Jumat (6/11/2026). Dalam khutbah yang mengangkat tema “Merawat Alam, Menjaga Amanah, Menyelamatkan Masa Depan”, Rektor mengajak umat Islam untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab keimanan dan amanah manusia sebagai khalifah di muka bumi.

Tema tersebut mengingatkan bahwa menjaga kelestarian alam bukan sekadar persoalan sosial dan ekologis, melainkan juga merupakan bagian dari pengamalan ajaran Islam. Manusia diberikan tanggung jawab oleh Allah SWT untuk memelihara bumi, bukan melakukan tindakan yang menyebabkan kerusakan.

Salah satu landasan penting dalam memahami tanggung jawab tersebut terdapat dalam Al-Qur’an Surah Ar-Rum ayat 41:

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

Artinya:

“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” (QS. Ar-Rum: 41).

Ayat ini memberikan pesan mendalam bahwa berbagai kerusakan yang terjadi di bumi tidak dapat dilepaskan dari perilaku manusia. Kerusakan hutan, pencemaran sungai dan laut, eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan, serta berbagai bentuk perusakan lingkungan merupakan persoalan yang harus menjadi perhatian bersama.

Dalam perspektif tafsir, ayat ini juga mengandung pesan peringatan sekaligus pendidikan bagi manusia. Allah SWT memperlihatkan sebagian akibat dari perbuatan manusia agar mereka menyadari kesalahannya, melakukan introspeksi, dan kembali menjalankan kehidupan sesuai dengan tuntunan-Nya.

Merawat Alam sebagai Amanah Keimanan

Pesan utama dari Surah Ar-Rum ayat 41 adalah pentingnya membangun kesadaran bahwa manusia memiliki tanggung jawab moral dan spiritual terhadap lingkungan. Alam bukan hanya sumber pemenuhan kebutuhan hidup, tetapi juga merupakan amanah Allah SWT yang harus dijaga keberlanjutannya.

Oleh karena itu, menjaga kebersihan lingkungan, menghindari pemborosan, tidak melakukan eksploitasi alam secara berlebihan, serta membangun kepedulian terhadap kelestarian ekosistem merupakan bagian dari perilaku yang mencerminkan nilai-nilai keislaman.

Melalui tema khutbah tersebut, umat Islam diajak untuk tidak hanya meningkatkan kesalehan individual melalui ibadah ritual, tetapi juga menghadirkan kesalehan sosial dan ekologis dalam kehidupan sehari-hari.

Menjaga Masa Depan Generasi

Merawat alam berarti menjaga keberlangsungan kehidupan generasi mendatang. Kerusakan lingkungan yang terjadi saat ini berpotensi menimbulkan dampak jangka panjang terhadap kehidupan manusia, mulai dari bencana alam, krisis air bersih, menurunnya kualitas udara, hingga terganggunya keseimbangan ekosistem.

Karena itu, kesadaran menjaga lingkungan harus ditanamkan melalui pendidikan, keteladanan, dan tindakan nyata di tengah masyarakat.

Pesan khutbah Jumat ini menjadi pengingat bahwa hubungan manusia dengan Allah SWT tidak hanya diwujudkan melalui ibadah kepada-Nya, tetapi juga melalui tanggung jawab menjaga seluruh ciptaan-Nya.

Dengan demikian, semangat merawat alam, menjaga amanah, dan menyelamatkan masa depan harus menjadi bagian dari gerakan bersama untuk membangun kehidupan yang lebih baik, berkelanjutan, dan diridai Allah SWT.

UIN Sultan Amai Gorontalo
Gedung Rektorat Lt. 1, Jl. Gelatik No. 1, Kota Gorontalo
Website: http://www.iaingorontalo.ac.id | Email: humassa@iaingorontalo.ac.id