Gorontalo – Rapat Pengurus Asosiasi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (AIAT)  se-Indonesia pada Selasa,  31 Mei 2022 memutuskan bahwa annual meeting ke-5 tahun 2022 digelar di Kota Gorontalo dengan Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Sultan Amai sebagai  tuan rumah.

Setelah sempat tertunda dua tahun masa pandemi Covid-19, AIAT se-Indonesia kembali mengagendakan pertemuan tahunan anggota dan pegiat studi Al-Qur’an. Kegiatan akbar ini direncanakan di Kota Gorontalo pada 13-16 September 2022.

Selain memiliki agenda utama pemilihan ketua baru,  pada annual meeting ke-5 ini juga akan digelar konferensi internasional dengan mengusung tema “Rethinking Quranic Studies in the Digital Era”.

Sebagai langkah awal menuju hajatan akbar tersebut,  AIAT se-Indonesia mengundang seluruh lapisan masyarakat pegiat studi Al-Qur’an untuk mengirimkan makalahnya, yang akan dipresentasikan dalam kegiatan konferensi.

Topik yang diangkat dalam tema utama konferensi tersebut berupa:

1. Quran Commentaries in Nusantara Archipelago

2. The Quran and Local Wisdom (Living Quran)

3. Interpretation of the Quran in South East Asia

4. Quranic Studies in the Western Tradition

5. Contemporary Approaches to the Quran

6. Redefining Ulumul Quran

7. Quran Manuscript

8. Quranic Studies in the Disruption Era

9. Rethinking Curriculum of Quranic Studies in Islamic Higher Education in Indonesia

10. The Qur’an and Contemporary Issues (Gender Equity, Ecology etc.)

Para penulis dapat mengirimkan ringkasan eksekutif / abstrak makalahnya terlebih dahulu hingga 31 Juli 2022. Nominator presenter rencananya akan diumumkan pada 8 Agustus 2022.

Penulis juga dapat mengirimkan full paper sekaligus pada masa pengiriman abstrak.

Bagi nominator presenter, diberikan kesempatan waktu pengiriman full paper hingga 31 Agustus 2022.

Bagikan: