GORONTALO (IAIN SMART) – Program Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo (IAIN SMART) menyelenggarakan Kuliah Umum Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 bertema “Supervisi yang menginspirasi: Kunci Transformasi Pendidikan abad 21” pada Selasa, 10 Februari 2026, bertempat di Aula LPM Kampus I IAIN SMART. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan tradisi akademik dan peningkatan mutu keilmuan di lingkungan Pascasarjana.
Kuliah umum tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor II IAIN SMART, rof, Dr. Muh. Rusli, M.Fil.I yang mewakili Rektor. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pembukaan perkuliahan setiap semester harus dimaknai lebih dari sekadar agenda seremonial.
“Tradisi pembukaan kuliah ini jangan hanya berhenti pada seremoni. Setelah pembukaan, perkuliahan harus langsung berjalan. Minimal pada pekan yang sama sudah ada dosen yang memulai perkuliahan,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa Pascasarjana memiliki peran strategis dalam mencetak lulusan yang benar-benar ahli di bidangnya.
“Mahasiswa Pascasarjana harus berbeda dengan mahasiswa S1. Mereka dipersiapkan sebagai calon pakar di bidang masing-masing, baik pendidikan Islam, manajemen pendidikan, hukum keluarga, maupun ekonomi syariah,” ujarnya.
Selain itu, Wakil Rektor II juga mendorong mahasiswa Pascasarjana untuk aktif mencari peluang beasiswa sebagai solusi pembiayaan studi.
“Kami mendorong mahasiswa untuk cerdas mencari peluang beasiswa, baik melalui perbankan, BAZNAS, maupun lembaga lainnya. Tahun ini kerja sama dengan BAZNAS kembali berjalan dan ini peluang yang harus dimanfaatkan,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Pascasarjana IAIN SMART, Prof. Dr. H. Zulkarnain Suleman, M.HI dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan kuliah umum setiap semester diharapkan memberi kontribusi nyata bagi pengembangan Pascasarjana sekaligus menjadi barometer kemajuan institusi.
“Kuliah umum ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi momentum akademik yang diharapkan memberi kontribusi positif bagi pengembangan Pascasarjana dan menjadi indikator kemajuan IAIN SMART,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa Pascasarjana IAIN SMART terus berbenah, baik dari sisi infrastruktur maupun sumber daya manusia.
“Saat ini jumlah dosen yang telah mencapai jabatan akademik guru besar di Pascasarjana sudah lebih dari sepuluh orang. Ini menunjukkan bahwa kemapanan dan kualitas perguruan tinggi kita terus meningkat,” ungkapnya.
Direktur Pascasarjana menambahkan bahwa pihaknya terus mendorong dosen untuk aktif dalam kegiatan akademik, termasuk pemberian kuliah umum, sebagai bagian dari penguatan rekam jejak akademik menuju jabatan profesor.
“Memberikan kuliah umum memiliki nilai tersendiri dalam rekam jejak akademik dosen. Karena itu, ke depan kami akan memberikan kesempatan secara bergilir kepada dosen-dosen untuk tampil dalam kuliah umum,” katanya.
Kuliah umum ini menghadirkan Wakil Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Said Subhan Posangi, M.Pd.I., sebagai pemateri. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya peran supervisi pendidikan dalam mendorong transformasi pendidikan di era disrupsi dan abad ke-21.
“Supervisi pendidikan tidak boleh lagi dipahami hanya sebagai pengawasan administratif. Supervisi harus bertanggung jawab terhadap transformasi pendidikan itu sendiri,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa selama ini supervisi kerap dipersepsikan sebagai aktivitas kontrol semata, sehingga menimbulkan ketakutan di kalangan pendidik.
“Praktik supervisi sering kali hanya dipahami sebagai kontrol dan penilaian. Padahal, supervisi seharusnya menjadi mitra profesional, teman kolaborasi, dan fasilitator peningkatan mutu pembelajaran,” jelasnya.
Menurutnya, perubahan paradigma pendidikan akibat perkembangan teknologi dan tuntutan kompetensi abad ke-21 menuntut perubahan paradigma supervisi pendidikan.
“Transformasi pendidikan adalah kebutuhan yang tidak bisa dielakkan. Karena itu, peran supervisi harus bergeser ke arah yang lebih humanistik, kolaboratif, dan berorientasi pada pengembangan profesional pendidik,” ungkapnya.
Kegiatan kuliah umum ini dihadiri oleh Rektor Nadhlatul Ulama Gorontalo, Prof. Dr. H. Lahaji, M. Ag, Ketua Prodi, Sekretaris Prodi, Dosen Pascasarjana, tenaga kependidikan serta mahasiswa pascasarjana IAIN SMART. Diharapkan, kegiatan ini semakin memperkuat atmosfer akademik dan memperkokoh peran Pascasarjana sebagai pusat pengembangan keilmuan di lingkungan IAIN SMART.