Dosen PAI IAIN SA Gorontalo terima Satya Lencana Karya Satya pada HUT RI ke 78.

Satu kebanggaan bagi Jurusan PAI karena salah satu dosennya merupakan satu dari lima penerima Satya Lencana Karya Satya di lingkungan IAIN Sultan Amai Gorontalo, Drs. Kasidi, M.Pd. adalah dosen tetap perguruan tinggi bidang Sejarah Kebudayaan Islam yang telah menerima penghargaan tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya dari Presiden Joko Widodo atas dedikasinya selama ini yang telah mengabdi sebagai abdi negara sudah cukup lama yakni 30 tahun.

“Penghargaan dari Presiden Republik Indonesia ini, diberikan kepada para PNS yang telah menunjukkan kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran, kedisiplinan serta prestasi kerja dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” kata rektor Dr. Zulkarnain Suleman, M.HI di saat memberikan sambutan pada acara HUT RI ke 78 di halaman Rektorat IAIN Sultan Amai Gorontalo, Kamis 17 Agustus 2023..

Penghargaan tersebut, diberikan bagi PNS untuk masa pengabdian 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun. “Ini adalah penghargaan tanda kehormatan yang dianugerahkan kepada para PNS. Saya berharap, penghargaan ini memacu semangat kerja, khususnya inovasi setiap aparatur dalam menyusun dan melaksanakan tri dharma perguruan tinggi khususnya di Jurusan PAI. Seluruh aparatur sipil negara (ASN) di kampus ini, patut meneladani kinerja yang baik,” kata Drs. Kasidi, M.Pd.

Pemberian penghargaan tersebut, berdasarkan Undang-Undang (UU) nomor 20 Tahun 2009, tentang pemberian gelar, tanda jasa dan tanda Kehormatan, sesuai pasal 24 huruf (a) menyebutkan persyaratan secara umum yang berhak mendapatkan tanda kehormatan tersebut, yaitu WNI atau seseorang yang berjuang di wilayah yang menjadi wilayah NKRI, memiliki integritas moral dan keteladanan, berjasa terhadap bangsa dan negara, berkelakuan baik, setia dan tidak mengkhianati bangsa dan negara dan tidak pernah dipidana penjara berdasarkan keputusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tidak pidana yang diancam dengan playing spades online pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun.

“Saya berharap, pemberian penghargaan ini dapat menjaga karir birokrasi dan kinerja dosen dengan lebih baik lagi, tidak melakukan hal menyimpang, khususnya tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan kewenangan. Jika dalam lingkungan kerja terdapat hal-hal yang menyebabkan perselisihan, agar dapat diatasi dengan cepat sehingga tidak mengganggu tugas maupun pencapaian target kerja di kampus tercinta ini terutama dalam mencerdaskan kehidupan anak bangsa,” ungkap ketua jurusan PAI, Dr. Najamuddin Petta Solong, M.Ag.*