GORONTALO (IAINSmart) – Halal Center Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo (IAIN Smart) menyelenggarakan Seminar Penguatan Ekosistem Halal di provinsi Gorontalo yang dirangkaikan dengan Lounching The Gade Sharia Creative Lounge, Kamis (18/12/2025). Kegiatan ini berlangsung di Halaman Gedung FITK B Kampus II IAIN Smart dengan menghadirkan narasumber Prof. Dr. Muhdar HM, S. T., SE., MM., Dr. Hamdan Ladiku, M. HI. Prof. Dr. Hj. Astin Lukum, M. Si. dan Keynote Speech Pratikno. Kegiatan Ini menjadi bagian dari Penguatan kolaborasi strategi antara IAIN Smart dan PT Pegadaian Syariah.
Kegiatan diawali dengan laporan Ketua PIC Kerja Sama IAIN Smart–Pegadaian Syariah, Dr. Luqmanul Hakiem Ajuna, S. E. I., M. M., M. Si. Ia menyampaikan, “IAIN Sultan Amai Gorontalo terpilih sebagai satu dari tujuh perguruan tinggi di Indonesia penerima Program Kebajikan Umat PT Pegadaian Tahun 2025 dan menjadi satu-satunya PTKIN berstatus IAIN.” Ia menambahkan bahwa melalui program tersebut, IAIN Smart memperoleh dukungan sekitar Rp1,2 miliar yang dialokasikan untuk beasiswa mahasiswa dan dosen berprestasi, literasi keuangan syariah, pelatihan pendamping halal, magang mahasiswa, seminar nasional, serta bantuan UMKM mahasiswa. “Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut dan memberikan dampak nyata bagi penguatan pendidikan, ekonomi syariah, dan ekosistem halal di Provinsi Gorontalo,” ujarnya.
Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. Ahmad Faisal, M. Ag., dalam sambutannya menegaskan bahwa kerja sama dengan PT Pegadaian harus menghasilkan manfaat konkret. “Kerja sama ini tidak boleh berhenti pada seremoni, tetapi harus memberikan dampak langsung bagi mahasiswa dan masyarakat,” tegasnya. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan PT Pegadaian. “Kami sangat mengapresiasi PT Pegadaian yang tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga kontribusi pemikiran dan penguatan kapasitas sivitas akademika,” tambah Rektor.
Menurut Rektor, isu halal saat ini telah berkembang menjadi isu global. “Halal bukan hanya persoalan produk, tetapi mencakup berbagai sektor kehidupan. Karena itu, penguatan ekosistem halal harus dikembangkan melalui program akademik, riset, pendampingan UMKM, dan kolaborasi lintas sektor,” jelasnya. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan agenda strategis institusi. “IAIN Sultan Amai Gorontalo saat ini tengah berproses menuju transformasi menjadi Universitas Islam Negeri sebagai bagian dari ikhtiar menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.
Kegiatan secara resmi dibuka sekaligus ditandai dengan peluncuran The Gade Sharia Creative Lounge melalui pengguntingan pita oleh Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo bersama Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil V Suluttenggo Malut Papua, Pratikno. Dalam sambutannya, Pratikno menyatakan komitmen PT Pegadaian dalam mendukung penguatan ekosistem halal. “Kami dari Pegadaian Unit Usaha Syariah sangat mendukung program penguatan ekosistem halal. Kami berharap IAIN Sultan Amai Gorontalo dapat menjadi lead sekaligus poros pengembangan ekosistem halal di Provinsi Gorontalo,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa peran Pegadaian lebih sebagai pendukung. “Peran kami adalah sebagai support system. Kerja sama ini merupakan bagian dari penugasan BUMN untuk memberikan nilai tambah bagi pendidikan dan masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, literasi, dan pemberdayaan ekonomi umat,” jelasnya.
Kegiatan ini turut dihadir Wakil Rektor I, Dr. Herson Anwar, M. Pd., Wakil Rektor III, Dr. Sahmin Madina, M. Si, Dekan FITK, Prof. Dr. H. Arten Mobonggi, M.Pd. Dekan FS, Prof. dr. H. Sofyan Ap Kau, M. Ag, Deputi Bisnis PT. Pegadaian Kantor Area Gorontalo, Rahmat Hidayat, Kepala Cabang Pegadaian Syariah, Hasan Yasin, tim Pegadaian serta tamu undangan lainnya.
