Prof. Ahmad Faisal: “Memiliki Masa Depan adalah Orang yang Terus Mau Belajar” – Pesan Rektor untuk Calon Wisudawan Pascasarjana

PRESS RELEASE
Nomor: PR/95
/HUMAS-IAIN/VIII/2026

GORONTALO (IAINSMART) – Meraih gelar magister bukanlah garis akhir perjalanan akademik. Pesan tersebut disampaikan Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag., saat membuka ramah tamah calon wisudawan Pascasarjana di Aula Rektorat Lantai IV Kampus I, Selasa (11/8).

Di hadapan para calon wisudawan dan orang tua atau wali, Rektor mengajak para lulusan untuk tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan magister. Menurutnya, ilmu pengetahuan harus terus dikembangkan agar gelar yang diperoleh tidak sekadar menjadi pencapaian akademik, tetapi menjadi bekal untuk memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.

“Memiliki masa depan adalah orang yang terus mau belajar,” pesan Rektor. Ia menegaskan, seseorang yang telah menyelesaikan pendidikan magister semestinya tidak merasa telah sampai pada titik akhir, tetapi menjadikan pencapaian tersebut sebagai pijakan untuk melangkah lebih jauh.

Rektor bahkan mendorong para calon wisudawan untuk mempertimbangkan melanjutkan pendidikan ke jenjang doktoral. Ia menyampaikan bahwa IAIN Sultan Amai Gorontalo tengah mempersiapkan pembukaan program studi S3, sehingga peluang bagi lulusan magister untuk melanjutkan pengembangan keilmuan semakin terbuka.

Pesan tersebut sekaligus menjadi refleksi bagi para calon wisudawan bahwa gelar akademik bukan sekadar tanda telah menyelesaikan pendidikan, melainkan tanggung jawab untuk terus memperluas wawasan, meningkatkan kapasitas, dan meninggalkan jejak melalui ilmu yang bermanfaat.

Dalam kesempatan itu, Rektor juga menyampaikan perkembangan transformasi kelembagaan IAIN Sultan Amai Gorontalo menuju Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Amai Gorontalo. Ia menjelaskan bahwa proses transformasi membawa konsekuensi pada penyesuaian dan migrasi berbagai data, mulai dari data mahasiswa, dosen hingga data akreditasi.

Selain itu, Rektor menyampaikan peluang melanjutkan pendidikan melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Menurutnya, skema tersebut dapat menjadi alternatif bagi mereka yang memiliki riwayat pendidikan atau pengalaman tertentu untuk melanjutkan studi sesuai ketentuan yang berlaku. RPL juga diakui negara dan memiliki kedudukan setara dengan ijazah melalui jalur reguler.

Kegiatan ramah tamah tersebut turut dihadiri Wakil Rektor III IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. Sahmin Madina, M.Si., Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. H. Zulkarnain Suleman, M.HI., Wakil Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. H. Said Subhan Posangi, M.Pd.I., Ketua Senat, ketua dan sekretaris Program Studi S-2, para dosen Pascasarjana, calon wisudawan, serta orang tua atau wali. Kehadiran orang tua dan wali turut memberikan makna tersendiri dalam momentum pelepasan calon wisudawan yang telah menyelesaikan perjalanan akademiknya.

Menutup sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh calon wisudawan atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan. Ia kemudian secara resmi melepas mereka sebagai mahasiswa Pascasarjana untuk memasuki fase baru sebagai alumni IAIN Sultan Amai Gorontalo.

Bagi para calon wisudawan, hari itu bukan sekadar tentang toga dan gelar. Ia menjadi pengingat bahwa setelah satu jenjang berakhir, perjalanan untuk terus belajar, berkarya, dan memberi manfaat justru baru dimulai.

Humas IAIN Sultan Amai Gorontalo
Gedung Rektorat Lt. 1, Jl. Gelatik No. 1, Kota Gorontalo
Website: http://www.iaingorontalo.ac.id | Email: humassa@iaingorontalo.ac.id