PSGA IAIN Gorontalo Gelar Workshop dan Advokasi Kesehatan Reproduksi Remaja

Gorontalo – Bertempat di halaman Rektorat kampus 1 Kota Gorontalo Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) bekerjasama dengan Dhwarma Wanita Persatuan IAIN Sultan Amai Gorontalo menggelar Workshop dan Advokasi yang mengangkat tema “Kesehatan Reproduksi Pada Remaja”, Jumat 25 November 2022.

Workshop yang menghadirkan Narasumber, dr. Hj. Maimun Ihsan, Sp.OG (K) dan Kusmawaty Matara, MA diikuti oleh Siswa-siswi SMU se Kota Gorontalo serta Mahasiswa dari Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Muhammad Gorontalo dan IAIN Gorontalo.

Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. H. Zulkarnain Suleman, M.Hi saat membuka kegiatan ini tak lupa mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Serta berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan dan diikuti sebaiknya.

“Saya berharap kehadiran kita semua pada kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian serta komitmen yang kuat, untuk memberikan edukasi kepada remaja tentang pentingnya kesehatan reproduksi dan penyalahgunaan narkoba bagi remaja, guna mendapatkan informasi yang lengkap dan pengetahuan untuk memproteksi serta dapat menghindari dari perilaku negatif”. Harap Rektor Dr. Zulkarnain Suleman, M.HI

Sebelumnya Ketua PSGA IAIN Sultan Amai Gorontalo, Zulfitri Zulkarnain Suleman, MH dalam pengantarnya mengatakan, workshop yang dilaksanakan ini penting dilaksanakan, karena hal ini didasari dari beberapa data dan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi remaja relatif masih rendah sebagaimana ditunjukkan oleh hasil survei kesehatan reproduksi remaja tahun 2020.

“Sebanyak 13 % Remaja tidak tau tentang perubahan fisiknya, 47,9 % hampir separuhnya tidak mengetahui kapan masa subur seorang perempuan”. Teranngnya

Oleh itu menurutnya sangatlah penting pendidikan kesehatan reproduksi yang efektif bagi remaja harus sesuai dengan usia, budaya, konteks kehidupan remaja dan memberikan informasi yang akurat. Hal itu dapat memberikan kesempatan pada remaja untuk mengeksplorasi nilai dan akhirnya mereka dapat membuat keputusan yang penting dalam hidupnya.

“PSGA IAIN Gorontalo sebagai bagian dari lembaga yang intens melakukan advokasi dan edukasi maka memandang perlu melaksanakan kegiatan ini sebagai upaya memberikan solusi kongkrit ditengah ancaman deliterasi pendidikan kesehatan reproduksi untuk menguatkan generasi Rabbani” Pungkasnya

Ketua DWP IAIN Sultan Amai Gorontalo, DRA, Hj. Meike Bukusu dalam sambutannya menuturkan, kegiatan ini dianggap penting untuk dilaksanakan, karena sejatinya isi hak kesehatan reproduksi perempuan merupakan irisan dari pemenuhan hak-hak perempuan menjadi korban kekerasan seksual.

“Disebut irisan , karena pemenuhan hak kesehatan reproduksi khususnya pendidikan kesehatan reproduksi merupakan salah satu langkah pencegahan kekerasan seksual terhadap perempuan”. Jelas Ketua DWP

“Dan dalam kondisi inilah, menurut saya mengenali adanya kerentanan yang khusus dihadapi oleh perempuan penting untuk didiskusikan secara mendalam terkait isu perlindungan dan kesehatan reproduksi bagi perempuan.” Ujarnya

Hal senada disampaikan oleh Ketua LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. Moh. Rusli, M.Fil.I, bahwa LP2M sebagai lembaga yang menaungi PSGA sangat mengapresiasi Workshop yang telah dilaksanakan oleh PSGA yang bekerja dengan DWP IAIN Sultan Amai Gorontalo untuk memberikan pemahaman dan edukasi kesehatan reproduksi remaja kepada generasi muda.

“Saya berharap kedepan PSGA dapat bekerjasama dengan sekolah, madrasah dalam membentuk pusat informasi dan konseling remaja, guna membantu para siswa dan remaja untuk mendapatkan informasi dan pelayanan konseling yang benar tentang kesehatan reproduksi remaja” tandas Ketua LP2M