Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo Terima Kunjungan Bawaslu, Bahas Penguatan Kolaborasi Demokrasi

PRESS RELEASE
Nomor: PR/116
/HUMAS-IAIN/IX/2026

GORONTALO (UINSMART) – Rektor, Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag., menerima kunjungan Bawaslu Provinsi Gorontalo, Rabu (2/9/2026), di Ruang Tamu Rektor. Pertemuan tersebut membahas penguatan kolaborasi perguruan tinggi dan Bawaslu dalam pendidikan demokrasi serta pengawasan partisipatif.

Rektor didampingi Wakil Rektor II, Dr. Jufri D,M.Ag., dan Wakil Rektor III, Dr. Sahmin Madina, M.Si. Sementara itu, rombongan Bawaslu Provinsi Gorontalo dipimpin Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo, Idris Usuli, bersama Anggota Bawaslu Wahyudin M. Akili, John Hendri Purba, serta jajaran Sekretariat Bawaslu Provinsi Gorontalo.

Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo, Idris Usuli, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dan konsolidasi demokrasi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi.

Menurut Idris, perguruan tinggi memiliki posisi penting dalam memberikan masukan terkait kepemiluan sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengawasan.

“Yang terpenting adalah memperkuat hubungan antara Bawaslu dan perguruan tinggi. Bawaslu tidak bisa berjalan sendiri dalam melakukan pengawasan. Kami membutuhkan partisipasi lembaga-lembaga pendidikan dan masyarakat,” ujar Idris.

Ia menjelaskan, Bawaslu Provinsi Gorontalo telah melakukan konsolidasi dengan sejumlah perguruan tinggi dan partai politik di Gorontalo. Langkah tersebut dilakukan untuk memperoleh informasi, saran, dan masukan dalam rangka memperkaya pembahasan mengenai perubahan regulasi kepemiluan.

Idris juga mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin antara Bawaslu dan sejumlah fakultas di UINSultan Amai Gorontalo. Kerja sama tersebut, kata dia, dapat dikembangkan melalui berbagai kegiatan, termasuk penerimaan mahasiswa, magang, praktik lapangan, serta pendidikan pemilih.

Ia mencontohkan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan kepemiluan sebelumnya. Mahasiswa tidak hanya menjalankan kegiatan akademik di lapangan, tetapi juga dapat terlibat dalam pengawasan dan menyampaikan hasil pengawasan sebagai bagian dari pembelajaran.

Menanggapi hal tersebut, Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo menyambut baik kunjungan dan tawaran kolaborasi Bawaslu. Menurutnya, kerja sama tersebut sejalan dengan mandat perguruan tinggi dalam menjalankan Tri Dharma.

“Alhamdulillah, kami menyambut baik tugas-tugas kolaboratif yang disampaikan oleh negara. Tentu saja, kami siap menyukseskannya,” kata Rektor.

Rektor mengatakan, kolaborasi dapat diwujudkan melalui kegiatan yang lebih konkret, seperti diskusi, workshop, dan kegiatan edukasi yang melibatkan mahasiswa. Hal tersebut dinilai penting untuk membangun kesadaran demokrasi, terutama bagi mahasiswa yang akan menjadi pemilih pemula.

“Konteksnya adalah berkolaborasi untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat, khususnya mahasiswa sebagai calon pemilih pemula untuk persiapan 2029,” ujarnya.

Selain bidang pendidikan, Rektor menawarkan kolaborasi dalam bidang penelitian. Dosen di lingkungan UIN Sultan Amai Gorontalo dapat dilibatkan dalam riset yang berkaitan dengan kepemiluan, termasuk mengkaji berbagai aspek yang masih membutuhkan perbaikan.

“Mandat perguruan tinggi juga ada pada bidang penelitian. Dosen-dosen kami dapat terlibat dalam riset untuk melihat bagian-bagian dari kepemiluan yang masih perlu direkonstruksi dan diperbaiki,” jelasnya.

Rektor juga menyampaikan bahwa mahasiswa UIN Sultan Amai Gorontalo telah memperoleh kesempatan untuk mengikuti magang, PPL, dan kegiatan sejenis di sejumlah institusi yang berkaitan dengan demokrasi dan kepemiluan. Menurutnya, pengalaman tersebut dapat terus dikembangkan melalui kerja sama dengan Bawaslu.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak juga membahas tindak lanjut kerja sama kelembagaan. Kerja sama yang telah ada diharapkan dapat diperbarui dan diperkuat melalui penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS), sehingga program-program kolaborasi dapat dilaksanakan secara lebih konkret.

Rektor mengusulkan sejumlah ruang kerja sama, mulai dari pendidikan pemilih, penelitian kepemiluan, hingga pelibatan mahasiswa dan dosen dalam kegiatan pengawasan partisipatif.

“Poin-poin penting ini bisa ditindaklanjuti dalam bentuk PKS. Ini menjadi dasar bagi kita untuk saling menguatkan program-program yang ada di UIN maupun program yang ada di Bawaslu,” tutur Rektor.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan Bawaslu dalam membangun kesadaran demokrasi. Kolaborasi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap terciptanya demokrasi yang lebih sehat dan partisipatif.

Humas, Data dan Informasi
UIN Sultan Amai Gorontalo
Gedung Rektorat Lt. 1, Jl. Gelatik No. 1, Kota Gorontalo
Website: http://www.iaingorontalo.ac.id | Email: humassa@iaingorontalo.ac.id