GORONTALO (IAINSAG) – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo bersama Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) Provinsi Gorontalo menggelar Rapat Kerja dengan tema Perpustakaan sebagai Jantung Akademik: Mengintegrasikan Layanan untuk Mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang bertempat di Ruang Perpustakaan Kampus 1 IAIN Sultan Amai Gorontalo, Rabu (17/09/2025).
Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor I, Prof. Dr. H. Sofyan A.P. Kau, M.Ag., Ketua FPPTI Prov. Gorontalo sekaligus Kepala Perpustakaan Universitas Negeri Gorontalo, Prof. Dr. Ismet Sulila, S.E., M.Si., Kepala Bidang Perpustakaan, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Prov. Gorontalo, Syahrudin Porindo, M. Si., Pengawas FPPTI Pusat sekaligus Kepala UPT Perpustakaan, Dr. Ampauleng Zainuddin, S.Hum., M. Pd.
Selain itu, hadir juga Pegiat Literasi dan Konsultan Perpustakaan, Penasihat FPPTI, Yusron Humonggio, M. Pd., dan Kepala Perpustakaan Perguruan Tinggi di Gorontalo, seperti dari Universitas Muhammadiyah Gorontalo, Politeknik Kesehatan, Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo, Universitas Bina Mandiri, Universitas Bina Taruna, dan Universitas Gorontalo.
Kepala UPT Pusat Perpustakaan sekaligus Pengawas FPPTI Pusat, Ampauleng Zainuddin, S.Hum., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi dan mendiskusikan program-program yang akan dijalankan oleh FPPTI.
Menurutnya, dengan adanya program-program tersebut, bisa dijadikan sebagai penilaian dalam akreditasi, terutama akreditasi institut.
“Mari kita merajut silaturahmi dan paling utama adalah mengaktifkan kembali program yang pernah dijalankan, seperti kartu sakti. Kemudian, hal itu bisa dijadikan sebagai penilaian dalam akreditasi, terutama akreditasi Institut,” ujarnya.
Senada dengan hal itu, Ketua FPPTI Prov. Gorontalo sekaligus Kepala Perpustakaan Universitas Negeri Gorontalo, Prof. Dr. Ismet Sulila, S.E., M.Si., mengatakan bahwa kegiatan ini selain untuk memperkuat silaturrahmi, juga untuk saling bertukar informasi mengenai program perkembangan terbaru tentang tata kelola dan layanan perpustakaan Perguruan Tinggi.
“Disamping untuk memperkuat tali silaturahim antara kita, mungkin juga kita saling share program perkembangan terbaru tentang tata kelola dan layanan perpustakaan perguruan tinggi,” kata Ketua FPPTI.
Sementara itu, Wakil Rektor I, Prof. Dr. H. Sofyan A.P. Kau, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa perpustakaan dapat dijadikan sebagai wadah pengembangan sumber daya manusia yang lebih responsif dan adaptif terhadap perubahan zaman, terutama di era digitalisasi saat ini.
“Pengembangan sumber daya manusia menjadi hal penting yang perlu diperhatikan. Apalagi di era digitalisasi yang serba online,” tandasnya. (Hms/YN)