GORONTALO (IAINSAG) — Suasana penuh semangat mewarnai Ruangan Training Pusat Pengembangan Bahasa IAIN Sultan Amai Gorontalo pada Jumat pagi saat berlangsungnya Pembukaan Uji Kompetensi Bahasa Internasional melalui Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI). Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kapasitas bahasa mahasiswa sekaligus menandai dukungan nyata terhadap Bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional. Jumat (13/06/2025)
Acara ini dihadiri oleh Kepala Pusat Pengembangan Bahasa IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. Ibnu Rawandhy N. Hula, M.A., Kepala Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo, Dr. Arie Andrasyah Isa, S.S., M.Hum., serta dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. Sofyan AP Kau, M.Ag.
Dalam sambutannya, Prof. Sofyan menyampaikan apresiasi mendalam terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa ke depan, tes UKBI akan menjadi wajib bagi seluruh mahasiswa penerima KIP, sebagai bagian dari strategi peningkatan kompetensi akademik dan kebahasaan. “Kami ingin lulusan IAIN tidak hanya unggul dalam pengetahuan agama, tetapi juga memiliki daya saing dalam tataran global,” tegasnya.

Sementara itu, Dr. Arie Andrasyah Isa turut mengungkapkan rasa bangganya atas tajuk kegiatan ini. “Sejak tahun 2023, Bahasa Indonesia telah resmi diakui sebagai bahasa internasional. Maka sangat relevan jika uji kompetensi ini diberi tajuk ‘Uji Kompetensi Bahasa Internasional.’ Ini langkah maju,” tuturnya. Ia juga mengungkapkan rencana untuk memfasilitasi penandatanganan MoU antara Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo dan IAIN Sultan Amai dalam waktu dekat.
Kepala Pusat Pengembangan Bahasa, Dr. Ibnu Rawandhy, turut menambahkan bahwa sebagai bentuk apresiasi, pihaknya akan memberikan beasiswa khusus bagi tiga peserta terbaik dengan nilai tertinggi pada tes UKBI ini. “Kami ingin memotivasi mahasiswa untuk menunjukkan performa terbaiknya,” ujarnya
Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta terpilih dari empat fakultas di lingkungan IAIN Sultan Amai Gorontalo, yang dengan antusias mengikuti tahap awal dari uji kompetensi yang dirancang tidak hanya sebagai alat ukur, tetapi juga sebagai wadah pengembangan potensi.
Dengan pelaksanaan kegiatan ini, IAIN Sultan Amai Gorontalo kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya berkarakter religius, tetapi juga siap bersaing dalam tataran nasional maupun internasional.
