Visitasi Akreditasi Prodi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Sultan Amai Gorontalo

IAINSAG (HUMAS) – Program Studi (Prodi) Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo, menjalani visitasi akreditasi Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA).

Asesmen Lapangan ini akan berlangsung selama tiga hari di Kampus 1 IAIN Sultan Amai Gorontalo. Kegiatan ini menghadirkan tim asesor yaitu Prof. Dr. Idayanti Nursyamsi, S.E., M.Si., dan Prof. Dr. Muhamad Natsir, S.E., M.S.

Kedatangan tim asesor ini disambut oleh Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo Dr. H. Zulkarnain Suleman, M.HI., yang diwakili Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) Dr. Andries Kango, M.Ag., Direktur Pascasarjana Prof. Dr. Rahmawati Caco, Ketua Senat Kasim Yahidji, M.Si., para Ketua Lembaga, para Dekan/Wakil Dekan, para Ketua/Sekretaris Jurusan FEBI IAIN Sultan Amai Gorontalo serta stakeholder lainnya.

Dekan FUD, Dr. Andries Kango, M.Ag., mewakili Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo saat membuka kegiatan ini, mengungkapkan rasa syukur atas dilaksanakannya asesmen lapangan ini. Pihaknya berharap Prodi Ekonomi Syariah mendapatkan nilai akreditas unggul sehingga dapat mengakselerasi transformasi ke UIN Sultan Amai Gorontalo dan melalui asesmen lapangan ini akan menjadi proses pembinaan untuk perbaikan Prodi kedepannya.

“Atas nama IAIN Sultan Amai Gorontalo, saya merasa bersyukur atas asesmen lapangan Prodi Ekonomi Syariah ini. Kepada bapak/ibu asesor kami berharap melalui asesmen lapangan bisa terjadi juga proses pembinaan untuk perbaikan Prodi kedepan,” ungkap Dekan Andries Kango, Selasa (07/02/2023).

Sementara itu, Dekan FEBI, Dr. Roni Mohamad, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa Prodi Ekonomi Syariah adalah salah satu Prodi tertua di FEBI. Ia berharap dengan kehadiran tim asesor ini bisa membantu meningkatkan akreditas Prodi Ekonomi Syariah, karena ini merupakan salah satu syarat untuk beralih status dari IAIN Sultan Amai Gorontalo menjadi UIN Sultan Amai Gorontalo.

“Insyaa Allah kehadiran para tim asesor kali ini bisa membawa berkah bagi kami khususnya di IAIN Sultan Amai Gorontalo. Karena saat ini kami sementara berjuang untuk beralih status dari IAIN Sultan Amai Gorontalo menjadi UIN Sultan Amai Gorontalo, dan salah satu syarat kami masih terkendala salah satu Prodi kami yang harus unggul,” ungkap Dekan Roni Mohamad.

Terkait hal itu, Prof. Dr. Idayanti Nursyamsi, S.E., M.Si., sebagai asesor menuturkan bahwa tim asesor sudah membaca dokumen yang disajikan dan berharap adanya peningkatan dalam melampirkan dokumen sehingga bisa di-upgrade nilainya. Terutama yang diharapkan adalah kesesuaian pemenuhan atau pelampauan dari Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti).

“Tidak hanya sesuai tetapi ada kata lampauan. Jadi kalau sudah ada bukti bahwa sudah melampaui misalnya yang tadinya satu menjadi dua pada saat di upload dan sekarang ada bukti itu, tolong dilampirkan,” tuturnya.

Lebih lanjut ditegaskan, bahwa poin penting untuk mendapatkan akreditasi unggul kata kuncinya adalah program internasional. Prodi akan berdaya saing secara internasional sebagaimana yang tercantum di dalam Tri Dharma Perguruan tinggi, baik pendidikan pengajaran, penelitian, kegiatan penunjang maupun kegiatan pengabdian kepada masyarakat, terutama yang paling khusus juga profesornya.

“Itulah yang menjadi kata kunci untuk menjadi sasaran kinerja dari program studi. Kami akan membina program studi ini, sehingga nanti capaian-capaiannya bisa mencapai target kinerja sesuai yang diharapkan,” tegasnya.

Olehnya itu, menurut Guru Besar Universitas Hasanuddin Makassar ini, dengan semakin baiknya Prodi berdaya saing internasional tentunya berdampak bagi masyarakatnya dan ekonomi bisa tumbuh serta berdaya saing di daerahnya.

“Kami bukan auditor, tugas kami membantu meng-upgrade apa yang belum ada. Kita upgrade dan kita potret, mari kita bekerja bersama. Tidak ada halangan komunikasi. Terbuka saja, bila ada hal yang mengganjal boleh dikemukakan dan mari kita diskusikan bersama,” tandasnya.

Diketahui, saat ini Prodi Ekonomi Syariah masih berstatus akreditasi B. Pasca asesmen lapangan, Prodi ini ditargetkan memperoleh peringkat akreditasi unggul atau baik sekali sesuai instrumen akreditasi terbaru. (HMS/YN)