Wujudkan MoU dengan IAIN Sultan Amai Gorontalo, Pegadaian Syariah Salurkan Bantuan Tambahan Modal bagi Mahasiswa Enterpreneur

Gorontalo (IAINSAG) – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo terus memperkuat komitmen dalam mencetak generasi mahasiswa yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga tangguh dalam menghadapi tantangan dunia usaha. Wujud komitmen itu ditunjukkan melalui kerja sama dengan Unit Usaha Syariah PT Pegadaian dalam program pemberian tambahan modal usaha bagi mahasiswa entrepreneur.

Program ini hadir sebagai peluang emas bagi mahasiswa yang telah merintis usaha dan membutuhkan dukungan tambahan modal untuk memperluas skala bisnis. Dana yang dialokasikan bersumber dari Dana Kebajikan Umat dan dirancang bersifat kompetitif, sehingga mendorong mahasiswa untuk menampilkan ide, manajemen, serta keberlangsungan usaha yang sehat dan berorientasi pada kebermanfaatan.

Penanggung jawab sekaligus pelaksana MoU tahun 2025, Dr. Luqmanul Hakiem Ajuna, SE.I., M.M., M.Si, menjelaskan bahwa pemberian tambahan modal usaha mahasiswa merupakan salah satu dari tujuh program strategis yang tertuang dalam nota kesepahaman antara IAIN Sultan Amai Gorontalo dan Unit Usaha Syariah PT Pegadaian. Program ini, menurutnya, merupakan bentuk kepedulian dan sinergi nyata antara dunia pendidikan tinggi dengan lembaga keuangan syariah dalam menumbuhkan ekosistem kewirausahaan berbasis kampus.

Adapun kriteria penerima program ini ditetapkan secara selektif. Mahasiswa yang dapat mengajukan adalah mahasiswa aktif IAIN Sultan Amai Gorontalo yang memiliki unit usaha dengan usia minimal satu tahun, serta terdaftar sebagai pemilik sah usaha tersebut. Mekanisme penentuan dilakukan melalui proses kunjungan dan penilaian lapangan oleh tim kolaborasi, yang terdiri dari panitia kampus bersama pihak Pegadaian Syariah. Aspek yang dinilai tidak hanya pada keberadaan usaha, tetapi juga keberlanjutan, inovasi, serta dampaknya bagi lingkungan sekitar.

Bantuan tambahan modal yang diberikan dapat mencapai maksimal Rp10.000.000 bagi setiap mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi. Jumlah ini diharapkan mampu membantu mahasiswa memperluas kapasitas usahanya, baik dari sisi produksi, pemasaran, maupun pengembangan manajemen bisnis.

Selain dukungan finansial, program ini juga diharapkan memberi dampak lebih luas, yaitu lahirnya mahasiswa dengan jiwa entrepreneur yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing. Keberadaan mahasiswa entrepreneur di lingkungan kampus menjadi cerminan nyata bahwa perguruan tinggi mampu menghadirkan lulusan yang tidak hanya berfokus pada lapangan kerja konvensional, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru.

Kerja sama IAIN Sultan Amai Gorontalo dan Pegadaian Syariah ini juga memperlihatkan bagaimana lembaga pendidikan tinggi dan lembaga keuangan syariah dapat bersinergi untuk mendukung pemberdayaan generasi muda. Dana Kebajikan Umat yang dialokasikan dalam program ini bukan sekadar bantuan, tetapi menjadi instrumen pemberdayaan untuk menumbuhkan ekonomi kreatif berbasis nilai-nilai keislaman.

Dengan adanya program ini, IAIN Sultan Amai Gorontalo berharap mahasiswa semakin termotivasi untuk mengembangkan potensi diri, membangun usaha yang berdaya saing, serta menjadi agen perubahan dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Sementara bagi Pegadaian Syariah, kerja sama ini menjadi wujud nyata kontribusi lembaga keuangan syariah dalam membangun generasi muda yang produktif dan berdaya saing tinggi.