Breaking News, Guru Besar IAIN Sultan Amai Gorontalo Bertambah Lagi

GORONTALO (IAINSAG) – Guru Besar di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo bertambah lagi dengan dikukuhkannya Prof. Dr. H. Buhari Luneto, M.Pd., sebagai Guru Besar dalam bidang ilmu Manajemen Pendidikan Islam.

Menteri Agama Republik Indonesia telah menandatangani Surat Keputusan Menteri Agama (KMA) tentang Penetapan Guru Besar. Setelah Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melakukan Penilaian Angka Kredit (PAK) Guru Besar Rumpun Ilmu Agama.

Acara Penyerahan KMA Guru Besar rumpun Agama Kementerian Agama tersebut, berlangsung hari ini bertempat di Ruang Sidang Lt.2 Kementerian Agama Jalan Lapangan Banteng Barat Nomor 3-4 Jakarta Pusat, Jum’at (23/06/2023).

KMA Guru Besar tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Agama, Muhammad Ali Ramdhani, didampingi Kepala Biro Kepegawaian, Nuruddin, Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Rohmat Mulyana Sapdi, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Ahmad Zainul Hamdi.

Dikukuhkannya Prof. Dr. H. Buhari Luneto, M.Pd., sebagai Guru Besar, menambah deretan Guru Besar yang ada di IAIN Sultan Amai Gorontalo, sekaligus menjadi salah satu langkah nyata IAIN Sultan Amai Gorontalo untuk segera bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).

Sebagaimana diketahui, untuk beralih status menjadi UIN, IAIN Sultan Amai Gorontalo hanya butuh penambahan satu Guru Besar dan satu Program Studi berakreditasi Unggul, dan kedua syarat tersebut sudah terpenuhi.

Hal ini semakin menunjukkan komitmen Rektor Zulkarnain Suleman dalam mewujudkan program utamanya sejak dilantik sebagai Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo pada 13 Oktober 2021 lalu, untuk mewujudkan alih status menjadi UIN Sultan Amai Gorontalo.

Bahkan dalam beberapa kesempatan, Rektor selalu menyampaikan keseriusannya untuk segera mewujudkan salah satu agenda utamanya, juga menjadi impian bagi civitas akademika IAIN Sultan Amai Gorontalo untuk segera mewujudkan UIN Sultan Amai Gorontalo.

“Hal ini penting dalam rangka menjadikan kampus ini unggul, berani melakukan perubahan, mampu mandiri sekaligus memiliki jaringan yang luas dan kuat, serta diakui dunia,”ungkap Rektor Zukarnain dalam acara pisah sambut rektor saat itu.

Untuk itu, tak henti-hentinya, Rektor mengajak kepada seluruh civitas akademika IAIN Sultan Amai Gorontalo untuk bersatu menata IAIN kedepan dalam mewujudkan kampus peradaban, kampus merdeka, sekaligus sebagai kampus terpandang di Kawasan Timur Indonesia. “Hal ini membutuhkan soliditas, sinergitas dan kolaborasi kita semua,”tandasnya. (Humas/YN)