Gorontalo (IAINSAG) – UPT Pusat Pengembangan Bahasa (PPB) IAIN Sultan Amai Gorontalo secara resmi menutup International Class Program (ICP) yang dirangkaikan dengan Training TOEFL-TOAFL yang berlangsung pada kamis, 23 Oktober 2025 di Aula Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) kampus 2 IAIN Sultan Amai Gorontalo. Hadir dalam acara tersebut Dekan FITK, Dr. H. Said Subhan Posangi, M.Pd.I., Wakil Dekan I FITK, Dr. Damhuri, M.Ag., Kepala UPT Pusat Pengembangan Bahasa IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. Ibnu Rawandhy N. Hula, M.A.
Acara ini menjadi momen istimewa bagi 58 mahasiswa International Class Program (ICP) yang dinyatakan lulus. Para peserta dinyatakan telah menyelesaikan seluruh rangkaian program pembelajaran termasuk pembinaan Bahasa Inggris dan Bahasa Arab yang dilaksanakan selama masa studi. Kelulusan peserta menjadi penanda bahwa program berjalan efektif dan terus mendapatkan dukungan dari Fakultas serta Pusat Pengembangan Bahasa.
Dekan FITK menyebutkan bahwa lulusan ICP membawa harapan baru bagi kampus. “Lulusan ICP tidak hanya unggul dalam bahasa Inggris dan Bahasa Arab, tetapi juga memiliki pola pikir global dan keberanian untuk bersaing di dunia internasional. Ini Adalah investasi terbaik untuk masa depan institusi,” tandasnya.
Pada kesempatan yang sama 337 mahasiswa FITK turut hadir mengikuti Training TOEFL-TOAFL dengan menghadirkan narasumber, yaitu Lismawati Lapasi, M.E.D., dan Randi Safi’i, M.Hum. Kepala UPT PPB menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya agenda rutin, tetapi bagian dari strategi institusi membentuk mahasiswa yang unggul secara akademik dan siap bersaing secara global. “pelatihan ini tidak sekedar pendampingan sebelum tes, tetapi bagian dari proses membangun kesiapan mahasiswa untuk berkompetisi di dunia yang semakin terbuka. Pengalaman kami menunjukkan, mahasiswa yang megikuti pelatihan secara penuh lebih mudah mencapai skor yang ditargetkan,” tegasnya.
Beliau juga menambahkan bahwa setiap sertifikat TOEFL atau TOAFL kini menjadi syarat wajib untuk penyelesaian studi. “ini bukan hanya syarat akademik, tetapi bukti bahwa mahasiswa kita benar-benar siap menghadapi dunia profesional dan tantangan international,” jelasnya.
Sementara itu Wakil Dekan I FITK memberikan dukungan terhadap kegiatan ini, beliau memuji kerja keras PPB dan atusiasme mahasiswa. “Kami melihat semangat yang luar biasa hari ini ratusan mahasiswa hadir bukan karena paksaan, tetapi karena kesadaran bahwa kemampuan bahasa adalah bagian dari masa depan mereka,” ungkapnya.
Beliau juga menyatakan bahwa pelatihan dan tes seperti ini memberikan kontribusi penting bagi mutu akademik dan akreditasi kampus.
UPT PPB berharap kegiatan ini terus menjadi program unggulan kampus dalam meningkatkan kemampuan bahasa asing mahasiswa dan memperluas peluang mereka untuk dapat melanjutkan studi atau meraih beasiswa ke luar negeri.
